PARLEMENTARIA.ID – Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, menyampaikan ucapan Selamat Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili kepada umat Konghucu dan seluruh warga bangsa yang merayakan. Pernyataan ini disampaikan atas nama Kementerian Agama serta secara pribadi sebagai bentuk perhatian dan kebersamaan dalam perayaan keagamaan.
“Saya Nasaruddin Umar, Menteri Agama Republik Indonesia, atas nama Kementerian Agama dan pribadi, menyampaikan Selamat Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, gong he xin xi, kong he sin si wan she ru yi, kepada umat Konghucu dan warga bangsa yang merayakan. Semoga tahun yang baru ini membawa kedamaian, kesehatan, kebijaksanaan, dan kesejahteraan bagi kita semua,” ujar Nasaruddin Umar dalam keterangan tertulis, Selasa (17/2).
Dalam momentum Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili ini, Nasaruddin berharap tahun baru menjadi kesempatan untuk menghadirkan suasana yang lebih damai dan penuh kebijaksanaan dalam kehidupan bermasyarakat. Ia menekankan pentingnya nilai keadilan sebagai fondasi utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, terlebih dalam masyarakat Indonesia yang majemuk.
“Keadilan adalah fondasi utama kehidupan berbangsa. Dengan keadilan yang ditegakkan, kemiskinan dapat kita atasi bersama melalui persaudaraan dan kepedulian sosial,” ujarnya.
Menurutnya, upaya menghadirkan keadilan tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan semangat persaudaraan dan kepedulian sosial antarwarga. Lebih lanjut, ia berharap momentum Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili semakin memperkuat nilai-nilai kebersamaan, solidaritas, persatuan, dan keadilan sosial dalam membangun kehidupan bangsa yang harmonis.
“Semoga Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili memperkuat persatuan dan keadilan sosial bagi seluruh Indonesia. Salam kebajikan,” pungkasnya.
Nilai-Nilai yang Diusung dalam Tahun Baru Imlek
Tahun Baru Imlek bukan hanya sekadar momen perayaan, tetapi juga menjadi ajang untuk merefleksikan nilai-nilai kehidupan yang ingin diwujudkan dalam masyarakat. Berikut beberapa nilai yang sering diangkat dalam perayaan tersebut:
- Kebijaksanaan: Tahun Baru Imlek mengajarkan pentingnya kebijaksanaan dalam menghadapi tantangan kehidupan. Dengan kebijaksanaan, setiap individu bisa membuat keputusan yang bijaksana dan berdampak positif.
- Kedamaian: Perayaan ini juga menjadi momen untuk menciptakan suasana yang damai, baik dalam lingkungan keluarga maupun masyarakat. Kedamaian menjadi dasar dari keharmonisan hidup bersama.
- Persatuan: Tahun Baru Imlek sering kali dijadikan kesempatan untuk memperkuat ikatan persatuan antar sesama. Persatuan ini sangat penting dalam menjaga stabilitas dan keharmonisan bangsa.
- Kepedulian Sosial: Dalam merayakan Tahun Baru Imlek, masyarakat juga diajak untuk lebih peduli terhadap sesama. Keberhasilan sebuah bangsa tidak hanya ditentukan oleh kekayaan material, tetapi juga oleh kepedulian sosial yang tinggi.
Peran Kementerian Agama dalam Memperkuat Harmoni Sosial
Kementerian Agama memiliki peran penting dalam memastikan bahwa setiap komunitas agama dapat berinteraksi dengan harmonis. Melalui berbagai inisiatif, Kementerian Agama terus berupaya untuk memperkuat rasa kebersamaan dan saling pengertian antar umat beragama.
- Peningkatan Kesadaran Bersama: Kementerian Agama aktif dalam menyelenggarakan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kerukunan antar umat beragama.
- Penguatan Budaya Dialog: Melalui dialog antar agama, Kementerian Agama berupaya untuk memperkuat hubungan antar komunitas dan memperluas wawasan tentang perbedaan agama.
- Pembinaan Generasi Muda: Program pembinaan generasi muda juga menjadi fokus Kementerian Agama dalam memastikan bahwa pemuda Indonesia tumbuh dengan nilai-nilai toleransi dan kebhinekaan.











