Transportasi Laut yang Efisien di Sumatera Selatan Februari 2026

PARLEMENTARIA.ID – Pelabuhan Tanjung Api-api (TAA) di Banyuasin, Sumatera Selatan, menjadi salah satu titik penting dalam sistem transportasi laut yang menghubungkan wilayah Pulau Sumatra dengan Pulau Bangka. Letaknya yang strategis dan waktu tempuh yang singkat menjadikan TAA sebagai pilihan utama bagi masyarakat Sumsel yang ingin menyeberang ke Pulau Bangka.

Jadwal Kapal Feri yang Teratur

Kapal feri dari Pelabuhan TAA menuju Muntok, Bangka, beroperasi setiap dua jam sekali dengan sepuluh armada yang disiapkan. Pada Minggu 8 Februari 2026, jadwal keberangkatan terdiri dari beberapa kapal seperti Dharma Kosala, Munic VII, Andhika Nusantara, dan lainnya. Setiap kapal memiliki jadwal keberangkatan yang berbeda, mulai dari pukul 07.00 WIB hingga tengah malam.

Pihak pelabuhan mengingatkan bahwa jadwal dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi cuaca dan gelombang di perairan Selat Bangka. Oleh karena itu, calon penumpang disarankan untuk memantau informasi terbaru sebelum melakukan perjalanan.

Tarif Penyeberangan yang Beragam

Tarif penyeberangan kapal feri dari Pelabuhan TAA ke Muntok, Bangka, bervariasi berdasarkan kategori penumpang dan jenis kendaraan. Untuk penumpang dewasa, harga tiket mencapai Rp58.100, sedangkan bayi di bawah usia 2 tahun dikenakan biaya sebesar Rp7.400.

Untuk kendaraan, tarif dibedakan berdasarkan golongan. Sepeda dikenakan biaya Rp74.500, sedangkan sepeda motor di bawah 500 cc dikenakan biaya Rp138.000. Kendaraan besar seperti mobil penumpang dan barang memiliki tarif yang lebih tinggi, mencapai Rp1.051.200 hingga Rp3.045.500.

Sejarah dan Peran Penting Pelabuhan TAA

Sejak beroperasi penuh pada tahun 2007, Pelabuhan TAA menggantikan peran pelabuhan lama di kawasan Sungai Musi 35 Ilir, Palembang, yang terkendala oleh sedimentasi dan pasang surut. Sebelumnya, perjalanan ke Muntok memakan waktu hingga 10 jam, tetapi kini hanya membutuhkan sekitar 3–4 jam penyeberangan.

Pelabuhan ini tidak hanya menjadi jalur transportasi laut yang efisien, tetapi juga menjadi penghubung antara Sumsel dan Pulau Bangka. Keberadaannya sangat penting terutama selama musim liburan, ketika mobilitas warga meningkat secara signifikan.

Fasilitas dan Layanan yang Memadai

Selain jadwal dan tarif yang teratur, pelabuhan TAA juga menyediakan fasilitas yang memadai untuk para penumpang. Termasuk area tunggu yang nyaman, informasi layanan, dan petugas yang siap membantu. Ketersediaan armada yang cukup memastikan bahwa penumpang tidak mengalami kesulitan dalam mendapatkan kursi.

Dengan adanya pelabuhan ini, masyarakat Sumsel dapat dengan mudah mengakses Pulau Bangka, baik untuk tujuan bisnis, wisata, maupun keperluan pribadi. Pelabuhan TAA juga menjadi bagian dari infrastruktur transportasi yang mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Tips untuk Pengguna Jasa

Bagi yang akan menggunakan jasa penyeberangan melalui Pelabuhan TAA, ada beberapa tips yang bisa diperhatikan. Pertama, pastikan untuk memeriksa jadwal keberangkatan secara berkala karena bisa berubah sewaktu-waktu. Kedua, persiapkan uang tunai sesuai dengan tarif yang berlaku. Ketiga, perhatikan kondisi cuaca sebelum melakukan perjalanan agar tidak terganggu oleh faktor eksternal.

Dengan demikian, Pelabuhan TAA tidak hanya menjadi sarana transportasi yang efisien, tetapi juga menjadi simbol kemajuan infrastruktur laut di Sumatera Selatan.***

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *