Tim Ahli Kementerian ESDM Lakukan Penelitian Cepat terhadap Fenomena Sinkhole di Sumatera Barat

PEMERINTAHAN28 Dilihat

PARLEMENTARIA.ID – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menurunkan tim ahli dari Badan Geologi untuk melakukan penelitian cepat terhadap fenomena sinkhole yang muncul di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat. Fenomena ini terjadi secara tiba-tiba di kawasan pertanian milik warga, sehingga memicu kekhawatiran masyarakat setempat.

Penyebab dan Dampak Sinkhole yang Terjadi

Tim dari Badan Geologi, Kementerian ESDM, Taufik Wirabuana menjelaskan bahwa fokus utama dari penelitian ini adalah pengambilan data dan pemeriksaan kondisi tanah serta air di sekitar lokasi sinkhole. “Agenda kami fokus pada pengumpulan data dan pemeriksaan lebih lanjut mengenai fenomena sinkhole di sini,” ujarnya.

Fenomena ini terjadi pada 4 Januari 2026, dengan diameter lubang mencapai sekitar 20 meter dan kedalaman sekitar 15 meter. Selama dua hari ke depan, tim akan melakukan analisis mendalam untuk memahami penyebab munculnya sinkhole tersebut. Hal ini penting karena kondisi geologis di Sumatera Barat berbeda dengan daerah lain seperti Jawa.

Peringatan bagi Masyarakat

Meski fenomena ini masih dalam proses penelitian, beberapa warga masih mengambil air dari lubang sinkhole untuk keperluan pengobatan. Taufik Wirabuana memberikan peringatan agar masyarakat tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak jelas atau tidak didukung oleh bukti ilmiah. “Jangan terpengaruh isu-isu yang tidak berdasar. Contohnya, ini misalnya bisa menyembuhkan penyakit. Selama belum ada bukti ilmiah, masyarakat jangan percaya,” katanya.

Tanggapan dari DPRD Kabupaten Limapuluh Kota

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Limapuluh Kota, M Fajar Rillah Vesky menyambut baik respons dari Badan Geologi. Ia menilai kajian cepat ini sangat penting untuk mengantisipasi berbagai risiko yang bisa membahayakan warga. “Kajian dari Badan Geologi tentu akan menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam mengambil langkah antisipatif dan kebijakan solutif,” ujarnya.

Potensi Bahaya dan Tindakan Pencegahan

Sinkhole sering kali muncul akibat perubahan struktur tanah, terutama di daerah dengan lapisan batuan kapur. Geolog menyatakan bahwa fenomena ini bisa terjadi secara alami maupun dipengaruhi aktivitas manusia, seperti penambangan atau penggunaan air tanah yang berlebihan. Oleh karena itu, diperlukan tindakan pencegahan dan pemantauan terus-menerus.

Selain itu, BPBD Kabupaten Limapuluh Kota melaporkan bahwa pergerakan tanah masih terus terjadi di area sinkhole. Hal ini menunjukkan bahwa situasi di lokasi tersebut masih memerlukan perhatian ekstra dari para ahli dan pemerintah setempat.

Penelitian cepat yang dilakukan oleh Kementerian ESDM dan Badan Geologi merupakan langkah penting dalam memahami penyebab dan dampak dari fenomena sinkhole di Kabupaten Limapuluh Kota. Hasil penelitian ini akan menjadi dasar bagi kebijakan pencegahan dan mitigasi bencana di masa depan. Masyarakat juga diminta tetap waspada dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak jelas.***

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *