PARLEMENTARIA.ID – Program KJP Plus 2026 (Kartu Jakarta Pintar Plus) menjadi salah satu bantuan sosial yang sangat dinanti oleh masyarakat Jakarta, khususnya para siswa dan keluarga yang membutuhkan. Tahun 2026 menandai masa pencairan dana bantuan ini, namun hingga saat ini, informasi resmi mengenai jadwal pencairan belum dirilis secara menyeluruh.
Pola Pencairan Dana KJP Plus
Meskipun pengumuman resmi belum ada, masyarakat dapat memperkirakan waktu pencairan berdasarkan pola distribusi dari tahun-tahun sebelumnya. Biasanya, pencairan dana KJP Plus dilakukan di awal bulan Januari, dengan tanggal pencairan yang berbeda-beda tergantung pada jumlah penerima. Dalam beberapa tahun terakhir, pencairan sering kali terjadi antara tanggal 5 hingga 9 setiap bulannya.
Namun, tidak semua penerima akan menerima dana dalam waktu yang sama. Beberapa faktor seperti perubahan data penerima, pendaftaran baru, atau pembaruan informasi bisa menyebabkan penundaan. Untuk kelompok ini, pencairan biasanya dilakukan setelah proses verifikasi selesai, sehingga dana bisa dicairkan hingga pertengahan atau akhir Januari 2026.
Cara Memantau Status Pencairan
Masyarakat dapat memeriksa status pencairan dana KJP Plus melalui beberapa metode:
- Mengunjungi laman resmi KJP Jakarta di https://kjp.jakarta.go.id
- Melalui aplikasi JakOne Mobile dari Bank DKI, dengan masuk menggunakan nomor rekening penerima
- Mengikuti pengumuman resmi di akun Instagram @upt.p4op atau @jakone.mobile, yang rutin memperbarui jadwal pencairan setiap bulannya
Besaran Dana yang Diterima
Jumlah dana yang diberikan melalui KJP Plus bervariasi tergantung pada jenjang pendidikan siswa:
- SD/MI: sekitar Rp250.000 per bulan
- SMP/MTs: sekitar Rp300.000 per bulan
- SMA/SMK/MA: sekitar Rp420.000 sampai Rp450.000 per bulan
Selain itu, siswa yang bersekolah di institusi swasta juga mendapatkan tambahan dana SPP. Program ini bertujuan untuk membantu siswa memenuhi kebutuhan pendidikan tanpa adanya hambatan ekonomi, serta mendukung visi Pemprov DKI Jakarta dalam menciptakan sistem pendidikan yang inklusif dan adil.
Pentingnya Memantau Informasi Resmi
Untuk menghindari kesalahpahaman atau informasi yang tidak akurat, masyarakat disarankan untuk terus memantau pengumuman resmi dari Dinas Pendidikan DKI Jakarta. Pengumuman bisa ditemukan melalui situs web resmi atau media sosial mereka. Dengan begitu, para penerima dapat lebih siap dalam menghadapi kebutuhan pendidikan di awal tahun 2026.
Beberapa narasumber mengungkapkan bahwa meskipun program KJP Plus sangat bermanfaat, masih ada kendala dalam proses pencairan. Salah satu penerima mengatakan, “Saya merasa pencairan sering tertunda, terutama jika ada perubahan data. Saya harap pemerintah bisa lebih transparan dan memberi informasi lebih cepat.”
Hal ini menunjukkan pentingnya komunikasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat agar program bantuan sosial bisa berjalan efektif dan sesuai harapan. Dengan terus memantau dan mengikuti perkembangan informasi, masyarakat dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik untuk menghadapi kebutuhan pendidikan di tahun 2026.***





