Prediksi Jadwal Pencairan KJP Plus Tahun 2026

DAERAH14 Dilihat

PARLEMENTARIA.ID – Masyarakat Jakarta khususnya para orang tua dan siswa penerima bantuan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus masih menantikan pengumuman resmi mengenai jadwal pencairan dana untuk bulan Januari 2026. Meski hingga awal tahun ini, pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum merilis informasi terkini, masyarakat dapat memperkirakan waktu pencairan berdasarkan pola yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir.

Sebelumnya, pencairan KJP Plus umumnya dilakukan pada akhir bulan Desember atau awal bulan Januari. Namun, situasi tahun ini mungkin sedikit berbeda karena adanya perubahan kebijakan atau alokasi anggaran yang bisa memengaruhi proses administrasi. Para penerima bantuan diimbau untuk tetap memantau pengumuman resmi melalui laman web Pemprov DKI atau media sosial resmi terkait.

Peristiwa Bersejarah di New York City

Zohran Mamdani resmi dilantik sebagai wali kota New York City, menjadi tokoh pertama yang merupakan Muslim dan juga yang termuda dalam beberapa dekade terakhir. Pelantikan dilakukan di sebuah stasiun kereta bawah tanah bersejarah yang tidak lagi beroperasi di Manhattan, tepat setelah tengah malam pada hari Kamis. Sebagai anggota Partai Demokrat, Mamdani membawa semangat baru dalam kepemimpinan kota terbesar Amerika Serikat.

Sidang Perceraian Atalia Praratya dan Ridwan Kamil

Atalia Praratya hadir di Pengadilan Agama (PA) Kota Bandung untuk menghadapi sidang perceraian dengan Ridwan Kamil. Acara mediasi berlangsung pada Rabu (31/12/2025), namun suaminya tidak hadir. Atalia tiba di pengadilan sekitar pukul 09.40 WIB dengan mengenakan busana formal yang sederhana. Ia ditemani oleh tim kuasa hukumnya, menunjukkan komitmennya untuk menyelesaikan proses hukum secara profesional.

Rotasi Jabatan Militer TNI Jelang Akhir Tahun

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melakukan mutasi terhadap 25 Mayor Jenderal (Mayjen) TNI menjelang akhir tahun 2025. Keputusan ini tercantum dalam Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1664/XII/2025 yang ditandatangani pada 15 Desember 2025. Dari total 187 Pati TNI yang terlibat dalam rotasi, 109 di antaranya berasal dari TNI Angkatan Darat, 36 dari TNI Angkatan Laut, dan 42 dari TNI Angkatan Udara. Proses ini bertujuan untuk memastikan kesegaran jabatan dan meningkatkan efisiensi operasional militer. ***

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *