Prakiraan Cuaca Jawa Timur: Hujan Lebat dan Petir Mengguyur Sebagian Wilayah

DAERAH25 Dilihat

PARLEMENTARIA.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Jawa Timur pada hari ini, Jumat, 9 Januari 2026. Berdasarkan data yang diungkapkan, sebagian besar wilayah mengalami kondisi cuaca yang tidak stabil dengan potensi hujan lebat dan petir.

Wilayah yang Terdampak Hujan Lebat

Pagi hari, kota-kota seperti Kediri dilaporkan mengalami hujan lebat disertai petir. Sementara itu, beberapa daerah lainnya seperti Banyuwangi, Blitar, Bojonegoro, Gresik, Jombang, Kota Batu, dan kota-kota lainnya mengalami hujan ringan atau gerimis. Wilayah-wilayah tersebut diperkirakan akan terus mengalami curah hujan yang cukup tinggi hingga malam hari.

Siang hari, Kediri dan Sidoarjo kembali menjadi titik fokus dengan hujan lebat dan petir. Di sisi lain, wilayah lainnya cenderung berawan dengan sedikit hujan gerimis.

Sore hari, wilayah Blitar, Gresik, Kota Blitar, Sidoarjo, dan Tuban juga dilaporkan mengalami hujan lebat dan petir. Sementara itu, daerah-daerah lainnya hanya mengalami hujan ringan atau berawan.

Malam hari, wilayah Blitar, Gresik, Kota Blitar, dan Tuban masih mengalami hujan lebat dan petir. Di sisi lain, beberapa daerah seperti Bangkalan, Banyuwangi, Bojonegoro, Kediri, Kota Kediri, Kota Probolinggo, Kota Surabaya, Lamongan, Lumajang, Situbondo, dan Tulungagung mengalami gerimis.

Suhu dan Kecepatan Angin

Selama sehari penuh, suhu di Jawa Timur berkisar antara 17 hingga 33 derajat Celsius. Kecepatan angin juga relatif tinggi, dengan arah dari barat menuju barat laut, mencapai 27 hingga 28 kilometer per jam.

Peringatan untuk Masyarakat

BMKG Juanda mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana alam akibat hujan lebat dan petir. Beberapa wilayah yang rawan banjir atau longsor perlu meningkatkan kewaspadaan. Selain itu, pengguna jalan raya diminta untuk berhati-hati karena kemungkinan terjadi genangan air atau jalan licin.

Tips Menghadapi Cuaca Ekstrem

Masyarakat diimbau untuk memperhatikan perkembangan cuaca melalui media resmi BMKG atau aplikasi prediksi cuaca. Untuk kebutuhan transportasi, sebaiknya hindari perjalanan jika kondisi cuaca sangat buruk.

Selain itu, masyarakat juga bisa mempersiapkan perlengkapan seperti payung, jas hujan, dan alat-alat tahan air. Jika terjadi banjir, segera mencari tempat yang lebih tinggi dan menghindari area yang rawan longsor.

Pemantauan Berkala

BMKG Juanda menegaskan bahwa pemantauan cuaca akan terus dilakukan untuk memberikan informasi terkini kepada masyarakat. Dengan demikian, masyarakat dapat mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *