Perluasan Rute Pelayaran dari Pelabuhan Loktuan Bontang

PARLEMENTARIA.ID – Pelabuhan Loktuan di Kota Bontang kembali memperluas jaringan pelayaran ke wilayah Sulawesi. Dengan tambahan rute baru, masyarakat yang ingin bepergian ke Mamuju kini memiliki opsi transportasi laut yang lebih banyak.

Jadwal Keberangkatan Kapal Entebe Express

PT Laut Bontang Bersinar (LBB) mengumumkan bahwa KM Entebe Express akan beroperasi kembali pada 8 Februari 2026. Kapal ini akan berangkat dari Pelabuhan Loktuan menuju Mamuju dengan jadwal keberangkatan pukul 01.00 Wita. Sebelumnya, kapal tersebut telah melakukan perjalanan dari Mamuju pada 6 Februari 2026 sekitar pukul 14.00 Wita dan tiba di Pelabuhan Loktuan pada 7 Februari 2026 pukul 20.00 Wita.

Manajer Operasional PT LBB, Jackthin Pamasi, menjelaskan bahwa rute pelayaran ini bertujuan untuk memenuhi permintaan masyarakat yang ingin melakukan perjalanan ke Pulau Sulawesi. “Kami terus berupaya meningkatkan layanan agar masyarakat dapat merasakan kenyamanan dalam bertransportasi,” ujarnya.

Informasi Tiket dan Kapasitas Penumpang

Untuk calon penumpang, disarankan membeli tiket melalui loket resmi di Pelabuhan Loktuan. KM Entebe Express memiliki kapasitas angkut maksimal 130 penumpang dengan tarif sebesar Rp70 ribu per orang. Harga ini dianggap terjangkau dan sesuai dengan fasilitas yang diberikan oleh perusahaan.

Selain KM Entebe Express, rute menuju Mamuju juga dilayani oleh KM Cattleya Express. Kapal ini tetap beroperasi setiap Jumat selama Februari dengan jadwal keberangkatan pukul 14.00.

Layanan Kapal Pelni dan Rute Tujuan Lain

Selain kapal swasta, layanan penumpang juga dilakukan oleh PT Pelni. Beberapa kapal yang beroperasi antara lain KM Egon dan KM Binaiya. Rute tujuan mereka mencakup wilayah Sulawesi hingga Tanjung Benoa.

Peningkatan frekuensi pelayaran ini menjadi langkah strategis untuk mendukung mobilitas masyarakat. Dengan adanya tambahan rute, akses transportasi laut semakin mudah dan efisien.

Kesiapan Infrastruktur dan Pengawasan

Wali Kota Bontang, Neni Moisa, sebelumnya telah meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Bontang untuk memprioritaskan pengembangan Pelabuhan Loktuan. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kenyamanan bagi para penumpang.

Selain itu, pihak pelabuhan juga gencar melakukan pemeriksaan terhadap alat deteksi narkoba. Langkah ini dilakukan guna mencegah peredaran narkoba melalui jalur laut.

Tantangan dan Harapan Masa Depan

Meski ada peningkatan jumlah pelayaran, beberapa isu masih muncul. Misalnya, penggunaan alat deteksi narkoba di pelabuhan masih dinilai minim. Namun, dengan komitmen pemerintah dan perusahaan, diharapkan masalah ini bisa segera diatasi.

Masyarakat diharapkan tetap mematuhi aturan dan menggunakan layanan resmi agar perjalanan lebih aman dan nyaman. Dengan peningkatan layanan dan infrastruktur, Pelabuhan Loktuan diharapkan menjadi pusat transportasi laut yang andal dan berkualitas.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed