Perluasan Jaringan SPPG, 19 Ribu Lebih Siap Layani 55 Juta Penerima MBG Tahun Ini

PEMERINTAHAN16 Dilihat

PARLEMENTARIA.ID – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah mengalami perluasan jaringan yang signifikan, dengan jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) meningkat dari 190 menjadi 19.188. Perluasan ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan penuh dalam pelaksanaan MBG yang akan mulai beroperasi pada 8 Januari 2026. Dengan peningkatan jumlah SPPG, program ini mampu melayani sebanyak 55,1 juta penerima manfaat di seluruh wilayah Indonesia.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menyampaikan bahwa perluasan jaringan ini menunjukkan kerja masif dan terukur dalam mempersiapkan layanan MBG. “Dari 190 SPPG di awal tahun hingga 19.188 SPPG di akhir tahun, ini menunjukkan kerja masif dan terukur dalam menyiapkan layanan MBG,” ujarnya.

Kesiapan Layanan MBG di Tahun 2026

Pada tahun 2026, MBG tidak hanya fokus pada intervensi gizi, tetapi juga pada peningkatan kualitas layanan SPPG serta penguatan edukasi gizi. BGN juga mendorong masyarakat memiliki pemahaman yang lebih baik dalam memilih makanan sehat dan bergizi. Pendekatan ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang pemerintah untuk membangun pola konsumsi sehat sejak dini.

Target peningkatan jumlah penerima manfaat hingga 82,9 juta orang menjadi salah satu tujuan utama dari program ini. Dengan kesiapan yang matang, MBG siap memberikan layanan yang optimal kepada masyarakat.

Strategi Jangka Panjang untuk Meningkatkan Kualitas Gizi

Pemerintah menggunakan tahun 2025 sebagai fase pembangunan fondasi yang kuat bagi pelaksanaan MBG. Dari fase awal yang hanya melibatkan 190 SPPG hingga berhasil memperluas menjadi 19.188 SPPG, capaian ini menjadi pijakan awal pelaksanaan program di tahun 2026.

Perluasan jaringan SPPG juga diharapkan dapat mendorong gizi anak dan ekonomi lokal. Melalui skema terintegrasi, kebutuhan bahan pangan dapur dipasok langsung dari petani, nelayan, peternak, serta pedagang tradisional setempat, memberikan kepastian pasar bagi para pemasok sekaligus membuka peluang usaha bagi pelaku UKM kuliner dan jasa transportasi lokal.

Pentingnya Edukasi Gizi dalam Masyarakat

Selain perluasan jaringan, BGN juga menekankan pentingnya edukasi gizi dalam masyarakat. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang makanan sehat, masyarakat dapat membuat pilihan yang lebih bijak dalam memenuhi kebutuhan gizi mereka.

Edukasi gizi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk menciptakan pola konsumsi sehat yang berkelanjutan. Hal ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya nutrisi dalam kehidupan sehari-hari.

Kesiapan untuk Melayani 55 Juta Penerima Manfaat

Dengan kesiapan yang matang, MBG akan langsung melayani lebih dari 55 juta penerima manfaat sejak hari pertama operasional tahun 2026. Ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan masyarakat melalui program yang berkelanjutan dan berdampak luas. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *