PARLEMENTARIA.ID – Pembangunan kawasan baru di Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, menjadi fokus utama pemerintah setempat dalam menghadapi pertumbuhan penduduk dan kebutuhan infrastruktur yang semakin meningkat. Rencana ini dirancang untuk menjadi wajah baru dari ibu kota kabupaten yang lebih modern dan terorganisir.
Langkah Strategis dalam Perencanaan
Rapat Tim Percepatan Pembangunan Kawasan Muara Teweh Baru yang dipimpin oleh Bupati Barito Utara H. Shalahuddin mencakup berbagai program strategis, termasuk pelebaran jalan utama dan penataan kawasan terpadu. Salah satu proyek utama adalah pelebaran jalan dari Jembatan KH. Hasan Basri hingga Simpang Bandara H.M. Sidik menjadi dua jalur enam lajur. Proyek ini diharapkan mampu mengurangi kemacetan dan memperlancar arus lalu lintas di masa mendatang.
Selain itu, pembangunan dua bundaran besar serta gerbang selamat datang Kota Muara Teweh juga menjadi bagian dari rencana tersebut. Bundaran dan gerbang kota tidak hanya berfungsi sebagai simbol kemajuan daerah, tetapi juga memberikan identitas unik bagi kawasan tersebut.
Dukungan dari DPRD Barito Utara
Anggota DPRD Barito Utara, H. Suparjan Efendi, menyampaikan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan kawasan Muara Teweh Baru. Ia menilai bahwa pembangunan ini merupakan kebutuhan daerah untuk menjawab pertumbuhan penduduk, peningkatan aktivitas ekonomi, dan penataan kota yang lebih modern.
“Kami di DPRD pada prinsipnya sangat mendukung rencana pembangunan Kawasan Muara Teweh Baru. Ini adalah kebutuhan daerah untuk menjawab pertumbuhan penduduk, peningkatan aktivitas ekonomi, dan penataan kota yang lebih modern,” ujar H. Suparjan Efendi.
Ia juga menyoroti pentingnya pembangunan kawasan wisata pinggir sungai yang diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat.
Pertimbangan Keuangan dan Partisipasi Masyarakat
Meski rencana pembangunan ini dinilai strategis, H. Suparjan Efendi juga mengingatkan agar Pemkab Barito Utara tetap memperhatikan kemampuan keuangan daerah dan tahapan pembangunan yang realistis. Selain itu, partisipasi masyarakat setempat juga menjadi hal penting dalam proses perencanaan dan pelaksanaan.
“Kami berharap grand desain yang disusun benar-benar matang, terintegrasi, dan berpihak pada kepentingan masyarakat. DPRD siap mengawal dari sisi penganggaran dan pengawasan agar pembangunan Kawasan Muara Teweh Baru berjalan sesuai harapan,” pungkasnya.
Harapan untuk Masa Depan Daerah
Rencana pembangunan Kawasan Muara Teweh Baru diharapkan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi sekaligus wajah baru Kabupaten Barito Utara yang tertata, modern, dan berkelanjutan. Dengan adanya kawasan baru ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan memperkuat daya tarik daerah secara keseluruhan. ***










