PARLEMENTARIA.ID – Penyerang Persib Bandung, Uilliam Barros, menerima sanksi berat dari Komite Disiplin dan Etik AFC setelah melakukan pelanggaran serius dalam pertandingan Liga Champions AFC. Sanksi yang diberikan berupa larangan bermain selama dua pertandingan dan denda sebesar USD 1.500.
Pelanggaran Serius yang Menyebabkan Sanksi
Uilliam Barros dijatuhi sanksi akibat tindakan tekel berbahaya terhadap pemain Ratchaburi FC, Jonathan Khemdee, pada laga leg kedua babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025-2026. Peristiwa tersebut terjadi saat Persib sedang ketinggalan agregat 0-3 dan mencoba membalikkan keadaan.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Uilliam Barros menerima kartu merah dari wasit asal Arab Saudi, Majed Mohammed Al-Shamrani, pada menit ke-45+6. Tindakan tersebut menyebabkan Persib harus bermain dengan 10 pemain hingga akhir pertandingan.
Dampak Sanksi terhadap Tim dan Pemain
Sanksi yang diterima Uilliam Barros tidak hanya berdampak pada dirinya sendiri, tetapi juga pada tim Persib. Tanpa kehadiran penyerang utama, Persib gagal memperbaiki skor dan akhirnya tersingkir dari fase 16 besar ACL 2.
Larangan bermain selama dua pertandingan akan berlaku untuk semua kompetisi level AFC yang diikuti oleh Persib. Selain itu, Uilliam Barros juga harus membayar denda sebesar USD 1.500 kepada AFC dalam waktu 30 hari sejak putusan dikeluarkan.
Detail Hukuman yang Diterima
Berdasarkan rapat Komdis dan Etik AFC pada 18 Maret 2026, Uilliam Barros mendapatkan skorsing selama dua pertandingan. Skorsing ini mencakup satu pertandingan penangguhan otomatis yang timbul dari pengusirannya dalam pertandingan Persib vs Ratchaburi pada 18 Februari 2026.
Selain itu, Uilliam Barros juga diperintahkan untuk membayar denda sesuai dengan pasal 4.1.2 dari surat edaran disiplin AFC untuk AFC Champions League Two (ACL 2) 2025-2026. Denda harus diselesaikan dalam waktu 30 hari sejak tanggal keputusan ini dikomunikasikan sesuai dengan pasal 11.3 dari kode disiplin dan etika AFC.
Tanggapan dari Pihak Persib
Meskipun sanksi telah diberikan, pihak Persib Bandung masih menilai bahwa tindakan Uilliam Barros merupakan kesalahan yang tidak disengaja. Namun, mereka tetap menghormati keputusan yang diambil oleh Komite Disiplin dan Etik AFC.
Pihak klub juga berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh kepada Uilliam Barros dalam menjalani sanksi yang diberikan. Selain itu, Persib akan segera mencari solusi untuk menggantikan peran Uilliam Barros dalam laga-laga mendatang.
Komentar dari Pelatih dan Pemain
Pelatih Persib, Robert Alberts, menyampaikan bahwa keputusan Komite Disiplin dan Etik AFC adalah hal yang wajar. Ia menegaskan bahwa persiapan tim akan terus dilakukan meskipun tanpa kehadiran Uilliam Barros.
“Kami harus fokus pada laga-laga berikutnya dan melihat bagaimana kami bisa mengganti peran Uilliam,” ujar Robert Alberts.***

>










