Pentingnya Toleransi dalam Membangun Kehidupan yang Harmonis di Jawa Timur

PARLEMENTARIA.ID – Toleransi menjadi salah satu aspek kunci dalam menjaga keharmonisan masyarakat, terutama di wilayah dengan keragaman budaya dan agama seperti Jawa Timur. Dalam perayaan Natal 2025 dan Ucapan Syukur Tahun Baru 2026, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono menekankan bahwa toleransi tidak hanya menjadi nilai luhur, tetapi juga menjadi fondasi utama untuk menciptakan damai dan sejahtera.

Perayaan Natal sebagai Momentum Bersyukur dan Berbagi

Perayaan Natal tahun ini diselenggarakan oleh Persekutuan Oikumene Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan tema “Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga”. Acara berlangsung di Gedung BK3S Surabaya pada Jumat malam (23/1/2026). Meskipun Gubernur Khofifah tidak dapat hadir karena tugas mendesak, Adhy Karyono menyampaikan salam hangat dan permintaan maaf dari gubernur.

Dalam sambutannya, Adhy mengatakan bahwa perayaan Natal bukan hanya sekadar ritual, tetapi juga momen penting untuk memperkuat rasa kasih dan harmoni dalam masyarakat. Ia menekankan bahwa Natal adalah waktu untuk merayakan kebahagiaan sekaligus mengingatkan masyarakat akan pentingnya empati dan perdamaian.

Keragaman Sebagai Keberagaman yang Bermanfaat

Jawa Timur, dengan 38 kabupaten/kota serta berbagai etnis, budaya, agama, dan komunitas, merupakan wilayah yang penuh dengan perbedaan. Namun, menurut Adhy, perbedaan ini justru menjadi kekuatan yang bisa menguatkan persatuan.

“Meski kita berbeda, kita memiliki tujuan yang sama yaitu kemajuan dan kesejahteraan Jawa Timur,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa masyarakat Jatim mampu hidup rukun meski dengan segala perbedaan yang ada.

Kontribusi ASN Kristiani dalam Pembangunan Jatim

Adhy juga memberikan apresiasi kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) Kristiani di lingkungan Pemprov Jatim. Ia menyebutkan bahwa mereka selalu menjaga kondusifitas dan bekerja dengan penuh empati serta harmoni.

“Kami tidak pernah mendengar ASN Kristiani melakukan aktivitas yang bertentangan dengan tugas pemerintahan. Mereka selalu mendukung visi dan misi gubernur dengan penuh kesadaran,” katanya. Ia menilai bahwa kontribusi mereka sangat berarti dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi provinsi.

Kepedulian Masyarakat Terhadap Korban Bencana

Selain itu, Adhy juga menyampaikan apresiasi atas kepedulian masyarakat Jatim terhadap korban bencana alam. Ia mencontohkan aksi relawan Tagana dan tenaga kesehatan yang turut serta dalam membantu korban banjir di Situbondo.

“Ini membuktikan bahwa rasa kasih dan kepedulian masyarakat Jatim sangat besar. Hal ini menjadi kebanggaan bagi Ibu Gubernur,” tambahnya.

Upaya Membangun Rasa Persaudaraan

Damayanti Tinduh, Ketua Panitia Perayaan Natal 2025, menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan kunjungan ke panti asuhan Dinas Sosial di Sidoarjo sebagai bentuk kepedulian dan berbagi kasih. Ia berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan sebagai bagian dari upaya membangun solidaritas antar sesama.

“Perayaan Natal adalah waktu untuk bersuka cita dan bersyukur. Namun, kita juga harus ingat bahwa setiap tindakan kecil dengan hati yang tulus bisa memberikan dampak besar,” ujarnya.

Harapan untuk Masa Depan yang Lebih Baik

Adhy Karyono menutup sambutannya dengan ajakan untuk terus menjaga nilai-nilai cinta kasih dan perdamaian. Ia berharap, dengan semangat Natal, masyarakat Jatim bisa terus bekerja sama untuk menciptakan masyarakat yang sejahtera, rukun, adil, dan harmonis.

“Mari kita jadikan momentum Natal ini sebagai awal dari langkah-langkah baru menuju masa depan yang lebih baik,” pesannya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *