PARLEMENTARIA.ID – Beberapa waktu terakhir, masyarakat Minahasa Utara (Minut) dihebohkan dengan adanya kasus penipuan yang mengatasnamakan Bupati Joune Ganda. Hal ini menunjukkan bahwa oknum tidak bertanggung jawab mencoba memanfaatkan nama pejabat daerah untuk kepentingan pribadi.
Modus Penipuan yang Digunakan
Menurut laporan yang diterima, ada kontak WhatsApp dengan nomor +82183156040 yang menggunakan foto Bupati Minut Joune Ganda sebagai profil. Kontak tersebut diketahui mengirim pesan kepada seorang Hukum Tua di Minut. Dalam pesan tersebut, pelaku menyertakan foto suasana BUMN yang berkaitan dengan transaksi emas. Selain itu, mereka juga mengirimkan fleyer berisi harga per gram emas dengan judul “promo spesial harga pabrik”.
Untuk meyakinkan korban, pelaku penipuan menuliskan nama Bupati Joune Ganda dalam pesan tersebut. Meski demikian, pihak pemerintah kabupaten telah memastikan bahwa nomor tersebut adalah palsu dan digunakan oleh orang tak bertanggung jawab.
Imbauan dari Pihak Pemerintah
Plh Kepala Dinas Kominfosan Minut, Asriyadi Lalompoh, memberikan imbauan kepada masyarakat agar lebih selektif terhadap beredarnya nomor telepon yang mengatasnamakan Bupati Joune Ganda. Ia menegaskan bahwa kepala daerah tidak pernah melakukan transaksi pribadi atau permintaan tertentu melalui nomor yang tidak resmi.
“Jika ada pesan, telepon, atau permintaan yang mengatasnamakan pejabat daerah, khususnya bupati, sebaiknya diverifikasi terlebih dahulu melalui kanal resmi pemerintah,” ujarnya saat di konfirmasi oleh wartawan.
Pentingnya Kewaspadaan Masyarakat
Asriyadi juga mengimbau warga untuk tidak mudah percaya, apalagi sampai menindaklanjuti permintaan yang berpotensi merugikan. Jika mengalami hal serupa, masyarakat disarankan untuk mengabaikan pesan atau segera melapor ke pihak berwajib.
Ia menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat dalam menghadapi modus penipuan digital yang semakin marak terjadi. “Mari semakin berhati-hati, sehingga terhindar dari berbagai modus penipuan digital yang kian marak terjadi,” tambahnya.
Langkah yang Harus Diambil
Masyarakat diharapkan dapat memperhatikan beberapa hal berikut:
- Verifikasi sumber informasi: Pastikan informasi yang diterima berasal dari sumber yang valid dan resmi.
- Hindari mengirimkan data pribadi: Jangan memberikan informasi pribadi seperti nomor rekening atau kata sandi.
- Laporkan ke pihak berwajib: Jika menemukan tindakan mencurigakan, segera laporkan ke polisi atau instansi terkait.
Dengan langkah-langkah ini, masyarakat dapat lebih aman dan terlindungi dari tindakan penipuan yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab.












