Penanganan Jalan Rusak di Jalur Pantura Gresik Jelang Libur Nataru 2025

PARLEMENTARIA.ID – Pemerintah dan aparat terkait di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, telah mengambil langkah proaktif untuk memastikan keselamatan pengguna jalan menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Salah satu tindakan yang dilakukan adalah penandaan jalan berlubang di jalur Pantura, khususnya di sepanjang Jalan Raya Deandles, Kecamatan Manyar. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mencegah kecelakaan lalu lintas akibat kondisi jalan yang tidak ideal.

Upaya Pencegahan Kecelakaan Lalu Lintas

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik bekerja sama dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) untuk melakukan survei dan penandaan jalan berlubang. Penandaan dilakukan menggunakan cat semprot (pylox) berupa lingkaran merah untuk memberikan peringatan visual kepada pengendara. Tindakan ini dilakukan sebagai langkah antisipatif menghadapi lonjakan mobilitas kendaraan selama masa liburan.

“Kami telah melakukan survei jalur dan berkoordinasi dengan BBPJN agar perbaikan segera dilakukan,” ujar AKP Nur Arifin, Kasat Lantas Polres Gresik. Ia menekankan bahwa penandaan jalan berlubang ini bertujuan untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas, terutama saat arus mudik dan balik Nataru diperkirakan meningkat.

Koordinasi dengan Pihak Berwenang

Selain penanganan awal di lapangan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari koordinasi aktif antara Polres Gresik dengan BBPJN. Pihak berwenang di tingkat pusat diharapkan dapat segera melakukan perbaikan infrastruktur jalan yang rusak. Saat ini, penandaan hanya menjadi solusi sementara karena perbaikan jalan nasional masih menjadi kewenangan pemerintah pusat.

Dalam pelaksanaan patroli, petugas menemukan sejumlah titik jalan berlubang yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Oleh karena itu, Satlantas Polres Gresik langsung melakukan tindakan cepat dengan memberi tanda pada lubang-lubang tersebut.

Imbauan untuk Pengguna Jalan

Polres Gresik juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati, mematuhi rambu lalu lintas, serta menyesuaikan kecepatan kendaraan, terutama saat melintasi jalur rawan dan kondisi jalan yang belum sepenuhnya diperbaiki. Dengan sinergi semua pihak, diharapkan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Peran Masyarakat dalam Keselamatan Jalan

Masyarakat juga diminta untuk turut serta dalam menjaga keselamatan lalu lintas. Selain mematuhi aturan lalu lintas, masyarakat diharapkan dapat melaporkan kondisi jalan yang rusak atau berbahaya kepada pihak berwenang. Hal ini akan membantu percepatan tindakan perbaikan infrastruktur jalan.

Tantangan Infrastruktur Jalan Nasional

Masalah jalan berlubang di wilayah Gresik bukanlah hal baru. Banyak ruas jalan utama mengalami kerusakan akibat intensitas lalu lintas yang tinggi dan kurangnya perawatan berkala. Meski telah dilakukan beberapa kali perbaikan, kondisi jalan tetap menjadi isu yang sering muncul, terutama menjelang momen liburan besar seperti Nataru.

Keberlanjutan Solusi Infrastruktur

Untuk menciptakan sistem transportasi yang lebih baik, diperlukan komitmen jangka panjang dari pemerintah daerah dan pusat. Selain penanganan darurat, perlu adanya program perbaikan rutin dan pengawasan terhadap kualitas konstruksi jalan. Dengan demikian, risiko kecelakaan dapat diminimalisir dan kebutuhan masyarakat akan akses jalan yang aman dan nyaman terpenuhi. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed