PARLEMENTARIA.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Timur, Maluku Utara, sedang memastikan bahwa tidak akan terjadi kendala pasokan listrik menjelang peresmian Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Maba. Hal ini menjadi fokus utama karena rumah sakit tersebut akan segera beroperasi dan memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat setempat.
Sekretaris Daerah (Sekda) Halmahera Timur, Ricky Chairul Richfat, menegaskan bahwa kesiapan kelistrikan menjadi prioritas utama. Ia menyatakan bahwa jika jadwal peresmian sudah ditetapkan, maka pasokan listrik pasti akan siap tanpa ada hambatan. Koordinasi dengan pihak PLN juga dilakukan secara rutin untuk memastikan keandalan sistem kelistrikan.
“Koordinasi dengan pihak PLN juga terus dilakukan,” ujarnya pada Minggu (1/2/2026). Menurutnya, kesiapan pasokan listrik sangat penting karena RSUD Maba akan langsung digunakan untuk pelayanan kesehatan masyarakat.
Peresmian rumah sakit ini merupakan momen penting yang akan disaksikan oleh banyak orang. Oleh karena itu, pasokan listrik harus andal, aman, dan sesuai dengan kebutuhan operasional RSUD Maba. “Kami ingin memastikan bahwa semua sistem berjalan lancar dan tidak mengganggu proses layanan kesehatan,” tambahnya.
RSUD Maba memiliki peran strategis dalam meningkatkan layanan kesehatan di wilayah Halmahera Timur. Untuk itu, keandalan kelistrikan tidak boleh terganggu. Pemkab juga sedang menunggu kedatangan seluruh alat kesehatan (alkes) yang dijadwalkan tiba pada 9 Februari 2026.
Setelah alkes tiba, akan dilakukan pemasangan oleh pihak penyedia sebagai bagian dari kesiapan menjelang peresmian. Proses pemasangan ini akan dilakukan dengan hati-hati agar semua peralatan dapat berfungsi dengan baik dan siap digunakan.
Persiapan Lengkap Sebelum Peresmian
Beberapa langkah telah diambil untuk memastikan RSUD Maba siap beroperasi. Selain kesiapan pasokan listrik, pihak terkait juga sedang mempersiapkan segala aspek lain yang diperlukan. Termasuk dalam hal ini adalah pengadaan alat kesehatan dan pelatihan staf medis.
- Pengadaan alat kesehatan:
- Alkes akan tiba pada 9 Februari 2026.
- Setelah tiba, alkes akan dipasang oleh pihak penyedia.
-
Pemasangan dilakukan dengan hati-hati dan sesuai standar kesehatan.
-
Pelatihan staf:
- Staf medis akan diberikan pelatihan untuk mengoperasikan alat kesehatan.
- Pelatihan dilakukan oleh tenaga ahli dan profesional.
-
Tujuannya adalah memastikan semua staf mampu bekerja secara efisien dan efektif.
-
Penyusunan rencana operasional:
- Rencana operasional dirancang untuk memastikan keberlanjutan layanan kesehatan.
- Rencana mencakup pengelolaan pasien, pengadaan obat-obatan, dan pengelolaan data.
Kehadiran Presiden dalam Peresmian
Peresmian RSUD Maba dijadwalkan akan dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa proyek ini mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat. Oleh karena itu, persiapan harus lebih matang dan detail.
Ricky Chairul Richfat menegaskan bahwa semua pihak terlibat dalam memastikan keberhasilan acara peresmian. “Kami berharap acara ini berjalan lancar dan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat Halmahera Timur,” katanya.
Dengan persiapan yang matang dan komitmen tinggi dari pemerintah daerah, RSUD Maba diharapkan dapat menjadi salah satu fasilitas kesehatan terbaik di wilayah Maluku Utara.











