PARLEMENTARIA.ID – Beberapa wilayah di Meksiko, termasuk Puerto Vallarta, kini menjadi perhatian global setelah situasi keamanan memburuk akibat operasi militer terhadap salah satu pemimpin kriminal terbesar. Wilayah ini, yang dikenal sebagai destinasi wisata populer, kini berada dalam kondisi darurat dengan anjuran untuk menghindari area tersebut.
Ancaman dari Kelompok Kriminal
Kondisi kacau di Puerto Vallarta disebabkan oleh tindakan kelompok kriminal yang menanggapi operasi pemerintah melawan Nemesio Oseguera Cervantes, atau lebih dikenal sebagai “El Mencho”. Operasi tersebut berlangsung di Tapalpa, Jalisco, dan menewaskan El Mencho saat sedang dibawa ke ibu kota. Tindakan kelompok kriminal menciptakan kemacetan besar di jalanan, dengan kendaraan yang dibakar dan blokade jalan yang mengganggu aktivitas sehari-hari.
“Kelompok kriminal telah membuat blokade jalan dengan kendaraan yang dibakar di beberapa kota di Jalisco, termasuk Puerto Vallarta,” kata Global Affairs Canada dalam sebuah peringatan.
Peringatan untuk Warga AS
Pemerintah AS mengeluarkan peringatan keras kepada warga negaranya yang berada di wilayah Jalisco, termasuk Puerto Vallarta. Mereka diminta untuk tetap berada di tempat aman hingga ada pengumuman lebih lanjut. Selain itu, layanan taksi dan layanan rideshare juga dihentikan sementara waktu.
“Warga AS harus menghindari kerumunan, mencari tempat aman, dan meminimalkan gerakannya,” pesan peringatan tersebut.
Pengaruh pada Penerbangan
Situasi ini juga berdampak pada lalu lintas udara. Beberapa maskapai seperti Air Canada, United Airlines, dan Delta mengumumkan pembatalan penerbangan ke dan dari Puerto Vallarta serta Guadalajara. Maskapai-maskapai ini meminta penumpang untuk memeriksa informasi terbaru sebelum melakukan perjalanan.
“Penumpang yang terbang ke atau dari Guadalajara dan Puerto Vallarta mungkin terpengaruh dari hari Minggu hingga Rabu,” kata United Airlines.
Reaksi Masyarakat Lokal
Masyarakat lokal di Puerto Vallarta mengaku kaget dengan situasi yang terjadi. Banyak orang yang berada di bandara sempat panik dan berlarian saat melihat asap tebal dari kendaraan yang dibakar.
“Kami tidak pernah membayangkan bahwa situasi seperti ini bisa terjadi di sini,” ujar seorang penduduk setempat.
Meskipun pihak berwenang masih mengevaluasi situasi, tidak ada jadwal pasti kapan perintah penyelamatan akan dicabut. Masyarakat dan wisatawan diimbau untuk terus memantau media lokal dan informasi resmi dari pemerintah.
Peristiwa ini menjadi peringatan bahwa keamanan di wilayah-wilayah tertentu di Meksiko bisa berubah secara mendadak, terutama ketika terjadi konflik antara pemerintah dan kelompok kriminal.***











