Meningkatkan Sinergi antara Pemerintah dan Mahasiswa Papua-Melanesia di Bali

PARLEMENTARIA.ID – Pada hari Jumat (13/2), Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Ditjen Polpum) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengadakan diskusi bersama komunitas Soul of Melanesia di Kuta, Bali. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dengan mahasiswa asal Papua dan Melanesia yang sedang menempuh pendidikan di Bali.

Diskusi ini dilaksanakan dalam rangka kegiatan sosial Bali Beach Clean Up yang berlangsung di Pantai Kelan dan Pantai Kedonganan pada hari Sabtu (14/2). Acara ini menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah dan para mahasiswa, serta memberikan ruang bagi mereka untuk menyampaikan aspirasi mereka.

Dalam suasana dialog terbuka, peserta menyampaikan berbagai aspirasi sebagai bentuk partisipasi aktif generasi muda dalam mendukung pemberdayaan pemuda untuk pembangunan nasional, khususnya di kawasan Papua dan Melanesia. Mereka menekankan pentingnya peran pemuda sebagai agen perubahan sekaligus penjaga persatuan bangsa.

Direktur Kewaspadaan Nasional, Aang Witarsa, menyampaikan bahwa dialog ini diharapkan dapat memperkuat hubungan konstruktif antara pemerintah dan mahasiswa. Ia menjelaskan bahwa melalui dialog ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat, komunikasi yang berkelanjutan, serta kolaborasi positif antara pemerintah dan komunitas mahasiswa demi masa depan yang lebih maju dan inklusif.

Dia menambahkan bahwa diskusi juga menekankan pentingnya peran pemuda sebagai agen perubahan sekaligus penjaga persatuan bangsa. “Mahasiswa Papua dan Melanesia diharapkan tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial, kepemimpinan, serta penguatan kapasitas diri sebagai bekal membangun daerah asalnya kelak,” lanjutnya.

Sebagai tindak lanjut dari diskusi tersebut, mahasiswa Papua dan Melanesia bersama unsur pemerintah dan masyarakat melaksanakan aksi bersih pantai di pesisir Bali. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sekaligus mempererat kolaborasi lintas elemen.

Beberapa hal yang bisa dipetik dari kegiatan ini adalah:

  • Pentingnya partisipasi aktif generasi muda dalam pembangunan nasional. Mahasiswa Papua dan Melanesia diharapkan tidak hanya fokus pada studi akademik, tetapi juga terlibat dalam kegiatan sosial dan kepemimpinan.
  • Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Diskusi dan aksi bersama menunjukkan bahwa kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan mahasiswa sangat penting dalam menciptakan dampak positif.
  • Peran lingkungan sebagai isu global. Aksi bersih pantai menunjukkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan, yang menjadi tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat.

Ke depan, forum dialog serupa diharapkan terus digelar secara berkelanjutan sebagai wadah pertukaran gagasan, penguatan kebersamaan, serta upaya menjaga stabilitas nasional dan persatuan bangsa. Dengan adanya dialog dan kolaborasi yang terus berjalan, diharapkan dapat membentuk generasi muda yang lebih berkualitas dan berkontribusi positif bagi bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *