Mendagri Tito: 213 Ribu Rumah di Sumatera Rusak, Bantuan Senilai Ini

PEMERINTAHAN43 Dilihat

PARLEMENTARIA.ID – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan bahwa terdapat 213.000 unit rumah di wilayah Sumatera mengalami kerusakan akibat bencana alam.

Pernyataan itu diungkapkan Tito dalam Rapat Koordinasi yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Aceh Tamiang, Kamis, 1 Januari 2026.

“Kepala BNPB baru saja menyampaikan data terkini karena memang data ini bersifat dinamis. Oleh karena itu, jumlah rumah yang terkena dampak sekitar 213.000,” kata Tito.

Pemerintah telah menetapkan sistem bantuan uang tunai tergantung pada tingkat kerusakan fisik bangunan. Rumah yang termasuk dalam kategori rusak ringan akan mendapatkan dana sebesar Rp 15 juta, sementara yang masuk kategori rusak sedang akan menerima Rp 30 juta.

Selain itu, Kementerian Sosial akan memberikan bantuan tambahan sebesar Rp 3 juta untuk peralatan rumah tangga dan Rp 5 juta sebagai bantuan ekonomi.

“Data ini juga digunakan Kementerian Sosial untuk memberikan pendanaan sebesar Rp 3 juta guna memperbaiki perlengkapan rumahnya, seperti kursi dan tempat tidur yang rusak, serta bantuan ekonomi sebesar Rp 5 juta,” katanya.

Bagi masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan parah atau hilang, pemerintah menyediakan pilihan tempat tinggal pengganti atau Dana Tunggu Hunian (DTH).

“Konsepnya adalah menyediakan tempat tinggal sementara atau memberikan pilihan dengan diberikannya biaya daftar tunggu, dana tunggu hunian (DTH),” kata Tito.

Menteri Dalam Negeri menekankan bahwa proses validasi data tetap berlangsung dan mengharapkan para kepala daerah untuk mempercepat pengiriman laporan dari lapangan.

Menurutnya, koordinasi di kawasan Sumatera Barat dan Sumatera Utara telah menunjukkan kemajuan dalam pengumpulan data yang cepat.

“Tetapi semuanya berupa data. Kami telah beberapa kali mengadakan rapat dan para kepala daerah selalu kami minta bantuan untuk segera menyampaikan data, diatur oleh para gubernur, yaitu 3 gubernur,” jelasnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *