PARLEMENTARIA.ID – Kondisi jalan yang menghubungkan masyarakat dengan Puskesmas Tualan Hulu di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menjadi perhatian serius dari DPRD setempat. Jalan tersebut sering terendam banjir, terutama saat musim hujan, sehingga menghambat akses masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan.
Anggota DPRD Kotim dari Daerah Pemilihan (Dapil) V, Andi Lala, menekankan bahwa masalah ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar dan keselamatan warga.
“Jalan ini adalah akses vital menuju puskesmas. Saat banjir, warga kesulitan berobat. Penanganannya harus menjadi prioritas dan tidak bisa ditunda lagi,” ujar Andi Lala dalam pernyataannya.
Pernyataan tersebut disampaikan usai kunjungan lapangan DPRD Kotim ke salah satu ruas jalan di Desa Merah, yang selama ini dikenal sebagai titik langganan banjir. Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kotim, Rimbun, bersama sejumlah anggota dewan.
Menurut Andi Lala, kondisi jalan sepanjang kurang lebih 500 meter itu sudah sangat memprihatinkan. Hampir setiap musim hujan, badan jalan terendam air, sehingga menghambat mobilitas masyarakat, terutama pasien yang ingin menuju Puskesmas Tualan Hulu.
Ia mengakui, keterbatasan anggaran daerah menjadi tantangan jika perbaikan hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Oleh karena itu, DPRD Kotim mendorong solusi alternatif melalui kolaborasi dengan pihak swasta.
“Rencananya jalan ini akan ditimbun dan ditinggikan sekitar dua meter agar tidak lagi terdampak banjir. Perbaikannya melibatkan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di sekitar wilayah tersebut,” jelasnya.
Ke depan, Camat setempat akan mengundang sejumlah perusahaan besar swasta untuk membahas dan menyepakati komitmen bersama dalam penanganan jalan tersebut. DPRD Kotim memastikan akan mengawal proses ini agar rencana perbaikan benar-benar terealisasi.
“Harapannya, kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, dan pihak swasta ini dapat segera mewujudkan akses jalan yang layak menuju Puskesmas Tualan Hulu demi kepentingan dan keselamatan masyarakat,” ucap Andi Lala.
Masalah Jembatan di Desa Tanjung Jorong Juga Diperhatikan
Selain persoalan jalan Desa Merah, DPRD Kotim juga menyoroti pemasangan jembatan di Desa Tanjung Jorong, Kecamatan Tualan Hulu. Ia menegaskan, pihaknya akan terus memantau progres pekerjaan hingga jembatan tersebut selesai dan dapat digunakan oleh masyarakat.
“Pemasangan jembatan ini merupakan komitmen dari pihak perusahaan, dan harus dituntaskan sampai benar-benar bisa dilalui warga,” tegasnya.
Andi Lala berharap, perbaikan Jalan Desa Merah dan penyelesaian Jembatan Desa Tanjung Jorong dapat segera direalisasikan dalam waktu dekat agar aktivitas dan akses pelayanan masyarakat tidak lagi terganggu.
“Kami berharap kedua infrastruktur ini segera dibenahi demi kenyamanan dan keselamatan warga,” pungkasnya.***










