PARLEMENTARIA.ID – Pembunuhan Nemesio “El Mencho” Oseguera Cervantes, pemimpin kriminal terbesar di Meksiko, telah memicu gelombang kekerasan yang mengguncang seluruh negeri. Operasi militer yang dilakukan oleh pasukan khusus Meksiko berhasil menewaskan El Mencho, tetapi dampaknya justru memicu kericuhan yang meluas. Kejadian ini tidak hanya memengaruhi keamanan masyarakat, tetapi juga berdampak pada ekonomi dan pariwisata.
Pemimpin Kartel Jalisco New Generation Cartel Tewas dalam Operasi Militer
Nemesio “El Mencho” adalah tokoh utama dari Jalisco New Generation Cartel (CJNG), salah satu organisasi kriminal paling kuat di Meksiko. Dalam operasi militer yang dilakukan oleh pasukan khusus Meksiko, ia tewas setelah mengalami luka parah dan dilarikan ke rumah sakit. Menurut pernyataan Departemen Pertahanan Meksiko, operasi tersebut dilakukan berdasarkan informasi intelijen yang diberikan oleh pihak Amerika Serikat. Meskipun pihak pemerintah menyatakan bahwa tujuan utamanya adalah penangkapan, beberapa ahli keamanan menganggap operasi tersebut sebagai upaya untuk “membunuh” El Mencho secara total.
Kekacauan yang Meluas di Seluruh Meksiko
Kematian El Mencho memicu reaksi keras dari kelompok-kelompok kriminal yang diduga terkait dengan CJNG. Berbagai daerah di Meksiko dilaporkan mengalami kerusuhan, termasuk pembakaran kendaraan, blokade jalan raya, dan bentrokan dengan aparat keamanan. Menurut data dari Kabinet Keamanan Meksiko, lebih dari 250 blokade tercatat di 20 negara bagian. Meski sebagian besar blokade telah dibuka, situasi masih tetap memprihatinkan, terutama di wilayah Jalisco, yang menjadi basis kekuasaan CJNG.
Dampak pada Wisatawan Asing
Banyak wisatawan asing, terutama dari Amerika Serikat, terjebak akibat kekacauan ini. Beberapa maskapai penerbangan seperti Delta, American Airlines, dan United Airlines menghentikan sementara penerbangan ke Puerto Vallarta dan Guadalajara. Situasi ini membuat banyak pengunjung terlantar dan harus mencari tempat aman di hotel atau rumah penduduk setempat. Seorang wisatawan asal Amerika, Travis Dagenais, menggambarkan situasi di Puerto Vallarta sebagai “menakutkan”, dengan suara ledakan dan api yang terlihat dari balkon kamarnya.
Ancaman Terhadap Perhelatan Piala Dunia
Kejadian ini juga memicu kekhawatiran tentang keselamatan para peserta dan penonton Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Meksiko. Kota Guadalajara, yang akan menjadi salah satu tuan rumah pertandingan, mengalami gangguan besar akibat kekacauan. Banyak warga dan penggemar sepak bola mempertanyakan apakah pertandingan dapat berlangsung dengan aman atau apakah perlu dilakukan perubahan lokasi.
Kepemimpinan Kartel yang Kosong
Dengan kematian El Mencho, CJNG menghadapi tantangan besar dalam menjaga stabilitas organisasi. Saat ini, tidak ada calon pemimpin yang jelas dari keluarga Oseguera. Ahli keamanan David Saucedo mengatakan bahwa kemungkinan besar akan terjadi persaingan antara empat hingga lima komandan utama CJNG untuk mendapatkan posisi kepemimpinan. Beberapa nama yang disebutkan antara lain Ricardo Ruiz Velasco (“El Doble R”), Audias Flores (“El Jardinero”), dan Hugo Mendoza Gaytan (“El Sapo”).
Tantangan bagi Pemerintah Meksiko
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum mengapresiasi tindakan yang dilakukan oleh agensi keamanan dalam operasi tersebut. Namun, tekanan dari pihak Amerika Serikat terhadap Meksiko semakin meningkat, terutama terkait masalah narkoba. Presiden Donald Trump sempat mengancam intervensi militer jika Meksiko tidak menunjukkan hasil nyata dalam menekan aktivitas kartel. Meski demikian, pemerintah Meksiko menolak ancaman tersebut, menilainya sebagai pelanggaran terhadap kedaulatan negara.
Reaksi dari Negara Lain
Beberapa negara, termasuk Kanada, Inggris, Australia, dan India, mengeluarkan peringatan kepada warga negaranya yang berada di Meksiko. Mereka meminta warga untuk tetap waspada, menghindari area rawan, dan mengikuti petunjuk dari otoritas setempat. Pihak Kedutaan Besar Tiongkok di Meksiko juga memberi peringatan agar warga Tiongkok tetap waspada dan mengikuti arahan pemerintah setempat.
Kematian Nemesio “El Mencho” tidak hanya menjadi titik balik bagi CJNG, tetapi juga membuka kembali isu-isu tentang keamanan nasional Meksiko. Dengan situasi yang masih memprihatinkan, pihak berwenang terus berupaya untuk memulihkan ketertiban dan melindungi warga serta wisatawan. Namun, tantangan besar tetap menghadang, terutama dalam menghadapi ancaman dari kelompok-kelompok kriminal yang masih sangat kuat.***









