PARLEMENTARIA.ID – Pelayaran kapal penyeberangan kembali beroperasi setelah sempat mengalami gangguan. Informasi terbaru menyebutkan bahwa rute Telaga Punggur ke Kuala Tungkal dan Tanjung Uban kembali aktif pada Kamis, 19 Februari 2026. Selain itu, ada perubahan jadwal untuk pelayaran antar wilayah Batam dan Bintan.
Rute Utama dan Jadwal Operasional
Satuan Pelayanan Pelabuhan Penyeberangan Telaga Punggur BPTD Kelas II Kepulauan Riau telah merilis jadwal operasional untuk hari tersebut. Rute utama yang dilayani adalah Telaga Punggur – Tanjung Uban.
- Kapal pertama diberangkatkan pada pukul 06.00 WIB.
- Pelayaran terakhir dijadwalkan pada pukul 18.30 WIB.
Empat kapal yang melayani rute ini adalah:
– KMP Mulia Nusantara
– KMP Tanjung Burang
– KMP Barau
– KMP Niaga Ferry II
Kapal-kapal ini beroperasi dengan pola keberangkatan setiap kurang lebih 1 jam 15 menit.
Rute Tambahan dan Perubahan Jadwal
Selain rute utama, terdapat tiga jadwal tambahan dari Pelabuhan Telaga Punggur:
- Pukul 10.00 WIB: KMP Teluk Singkil (Operator: ASDP) tujuan Tanjung Balai Karimun.
- Pukul 14.00 WIB: KMP Wira Loewisa (Operator: Wira Jaya) tujuan Mengakapan Buton.
- Pukul 15.00 WIB: KMP Senangin (Operator: ASDP) tujuan Kuala Tungkal.
Perubahan jadwal ini berdasarkan Surat Kepala BPTD Kelas II Kepulauan Riau Nomor: AP.005/1/11/BPTD-KEPRI/2026 tertanggal 18 Februari 2026 tentang Perubahan Kedua Jadwal Operasional Pelabuhan Telaga Punggur periode Februari 2026.
Imbauan untuk Masyarakat
Pengawas Satpel Pelabuhan Penyeberangan Telaga Punggur, Widodo, S.T., mengimbau masyarakat untuk datang lebih awal agar tidak menghadapi antrean, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari.
Ia juga menyampaikan bahwa dengan adanya kepastian jadwal, mobilitas masyarakat dan distribusi kendaraan antar wilayah Batam dan Bintan dapat berjalan lancar dan tertib.
Fungsi dan Pentingnya Jadwal Pelayaran
Jadwal pelayaran kapal roro sangat penting bagi masyarakat yang tinggal di wilayah kepulauan. Kapal-kapal ini menjadi sarana transportasi utama untuk pergi ke daerah lain, baik untuk keperluan pekerjaan, pendidikan, maupun kunjungan keluarga.
Adanya perubahan jadwal juga menunjukkan upaya pihak pengelola pelabuhan dalam meningkatkan kualitas layanan dan memastikan keselamatan serta kenyamanan para penumpang.
Dampak Terhadap Mobilitas dan Ekonomi
Kehadiran kapal roro yang beroperasi secara teratur memiliki dampak positif terhadap mobilitas masyarakat. Hal ini juga berkontribusi pada perekonomian lokal, karena banyak warga yang bergantung pada transportasi laut untuk berdagang atau bekerja.
Dengan adanya informasi jadwal yang jelas, masyarakat dapat merencanakan perjalanan mereka lebih efisien dan menghindari kemacetan atau keterlambatan.
Penerbitan jadwal pelayaran kapal roro oleh BPTD Kelas II Kepulauan Riau merupakan langkah penting dalam memastikan kelancaran lalu lintas penyeberangan. Dengan perubahan jadwal yang disesuaikan, diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar dan mendukung perkembangan ekonomi wilayah.***











