Jadwal Pelayaran Kapal KM Leuser di Wilayah Sulawesi Tenggara

PARLEMENTARIA.ID – Kapal KM Leuser, salah satu kapal penumpang legendaris yang dikenal dengan rute perjalanannya yang menghubungkan pulau-pulau terpencil di Indonesia Timur, kembali aktif beroperasi pada bulan Februari dan Maret 2026. Kapal ini memiliki jalur pelayaran yang sangat penting bagi masyarakat di wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra), khususnya di Pelabuhan Wanci (Wakatobi) dan Pelabuhan Murhum (Baubau).

KM Leuser tidak hanya menjadi transportasi utama untuk keperluan penumpang, tetapi juga memainkan peran vital dalam pengangkutan barang dan kebutuhan sehari-hari masyarakat di daerah-daerah terpencil. Dengan kemampuannya menembus ombak hingga 5 meter, kapal ini telah menjadi andalan bagi banyak orang yang ingin melakukan perjalanan jauh dari Pulau Jawa menuju wilayah timur Indonesia.

Sejarah dan Perkembangan Rute KM Leuser

Sejarah KM Leuser dimulai pada tahun 1994 ketika kapal ini pertama kali berlayar dengan rute perdana dari Sabang hingga Pontianak. Rute ini mirip dengan trayek KM Lawit, yang juga merupakan kapal penumpang ikonik. Selama bertahun-tahun, rute KM Leuser terus berkembang dan berubah sesuai dengan kebutuhan transportasi nasional.

Pada tahun 2013, rute KM Leuser bergeser ke Jakarta-Tanjung Pandan-Pontianak-Semarang-Kumai-Surabaya. Namun, sejak 2019, kapal ini kembali stabil di koridor timur Indonesia. Saat ini, rute utama KM Leuser adalah perjalanan pulang-pergi (PP) dari Surabaya ke Benoa (Bali), Bima, Labuan Bajo, Makassar, Baubau, Wakatobi (Wanci), Namrole, Ambon, Saumlaki, Tual, Dobo, Timika, Agats, hingga Merauke.

Fasilitas dan Keistimewaan KM Leuser

KM Leuser dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang membuat perjalanan lebih nyaman bagi penumpang. Terdapat kabin ekonomi, kelas 1, dan suite yang dilengkapi AC dingin. Selain itu, dek terbuka di kapal ini menyediakan pemandangan laut biru yang menyejukkan hati. Penumpang juga dapat menikmati pemandangan matahari terbit atau terbenam serta melihat lumba-lumba yang sering muncul di sekitar perjalanan.

Keberadaan KM Leuser juga sangat diminati oleh para pelancong petualang yang mencari pengalaman unik saat melakukan perjalanan lintas pulau. Perjalanan yang memakan waktu hingga sebulan penuh ini memberikan kesempatan bagi penumpang untuk merasakan keindahan alam Indonesia secara langsung.

Jadwal Terbaru dan Ketersediaan Kapal

Jadwal pelayaran KM Leuser selama Januari hingga Februari 2026 menunjukkan bahwa kapal ini akan rutin berangkat dari Surabaya, singgah di Benoa, Bima, hingga Merauke. Pengaturan jadwal ini disesuaikan dengan kondisi cuaca agar perjalanan berjalan lancar dan aman.

Beberapa rute seperti Dobo-Tual-Saumlaki-Ambon sering dilayani untuk menjaga konektivitas antar daerah di Papua Barat. Hal ini menunjukkan bahwa KM Leuser tidak hanya berfungsi sebagai transportasi penumpang, tetapi juga sebagai sarana penting dalam mendukung perekonomian dan komunikasi antar wilayah.

Komentar dari Narasumber

Menurut salah satu penumpang setia KM Leuser, “KM Leuser adalah pilihan terbaik untuk perjalanan jauh. Meskipun perjalanan cukup lama, tapi pengalaman yang didapat sangat berharga. Saya selalu merasa nyaman dengan fasilitas yang tersedia.”

Selain itu, seorang pengusaha lokal di Baubau mengatakan, “KM Leuser sangat membantu dalam mengangkut barang dagangan dari Pulau Jawa ke wilayah Sultra. Tanpa kapal ini, akses ke pasar lokal akan sangat terbatas.”

Dengan peran pentingnya dalam transportasi dan pariwisata, KM Leuser tetap menjadi salah satu simbol keberlanjutan dan keragaman budaya Indonesia.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *