PARLEMENTARIA.ID – Transportasi laut menjadi salah satu pilihan utama bagi masyarakat dan wisatawan yang ingin melakukan perjalanan antar wilayah. Khususnya untuk rute Sabang–Banda Aceh, kapal cepat menjadi alternatif yang efisien karena waktu tempuh yang singkat dan akses yang mudah.
Pada hari Kamis, 29 Januari 2026, aktivitas penyeberangan laut menggunakan kapal cepat tetap berjalan normal. Meski demikian, jumlah jadwal pelayaran mengalami pengurangan dibandingkan dengan hari-hari sebelumnya. Pengurangan ini dilakukan karena arus penumpang yang relatif sepi. Sebelumnya, setiap rute melayani hingga tiga trip pelayaran, namun kini hanya dua trip per rute.
Rute dan Jadwal Pelayaran
Berikut adalah jadwal pelayaran kapal cepat pada tanggal tersebut:
- Rute Sabang–Banda Aceh
- Express Bahari 5F: Pukul 08.00 WIB
-
Express Cantika 89: Pukul 14.30 WIB
-
Rute Banda Aceh–Sabang
- Express Cantika 89: Pukul 08.00 WIB
- Express Cantika 89: Pukul 16.30 WIB
Jadwal pelayaran ini direncanakan berjalan sesuai ketentuan, didukung oleh kondisi cuaca yang relatif kondusif. Petugas Pelabuhan Balohan menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada informasi pembatalan dari operator kapal cepat.
Tarif Penyeberangan
Tarif penyeberangan kapal cepat terbagi berdasarkan kelas, yaitu VIP, Eksekutif, dan Bayi. Berikut rincian tarifnya:
- VIP:
- Dewasa: Rp125.000
-
Anak (4–10 tahun): Rp110.000
-
Eksekutif:
- Dewasa: Rp100.000
-
Anak: Rp85.000
-
Bayi (0–3 tahun): Rp15.000
Selain itu, warga Kota Sabang yang memiliki KTP setempat masih diberlakukan tarif subsidi. Tarif subsidi ini adalah:
- Dewasa: Rp65.000
- Anak-anak: Rp55.000
Imbauan untuk Calon Penumpang
Pihak pelabuhan mengimbau calon penumpang agar tiba di pelabuhan minimal 30 menit sebelum jadwal keberangkatan. Hal ini bertujuan untuk memastikan kelancaran proses boarding dan menghindari kemacetan. Selain itu, calon penumpang juga diminta untuk memantau informasi terbaru mengenai perubahan jadwal, yang bisa saja terjadi sewaktu-waktu sesuai kondisi cuaca dan operasional.
Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Trip
Pengurangan jumlah trip pelayaran tidak hanya terjadi pada hari ini, tetapi juga merupakan kebijakan sementara yang diambil karena arus penumpang yang relatif sepi. Meskipun demikian, kapal cepat tetap menjadi pilihan utama masyarakat dan wisatawan karena waktu tempuh yang singkat, sekitar 45 menit, serta kemudahan akses antarwilayah.
Dengan adanya pengurangan jadwal, masyarakat diharapkan dapat lebih fleksibel dalam memilih waktu perjalanan. Namun, seluruh jadwal yang telah ditetapkan akan tetap berjalan sesuai rencana, asalkan tidak ada gangguan eksternal seperti cuaca buruk atau perbaikan kapal.***







