Gempa Bumi Magnitudo 3,6 Kembali Mengguncang Wilayah Kabupaten Blitar Jawa Timur

PARLEMENTARIA.ID – Gempa bumi kembali terjadi di wilayah Indonesia, kali ini mengguncang Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Peristiwa alam ini tercatat dengan kekuatan magnitudo 3,6 dan terjadi pada pukul 01:41:35 WIB, Senin (15/12/2025). Informasi ini disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui akun resmi mereka di media sosial.

Lokasi dan Kedalaman Gempa

Gempa bumi yang terjadi di wilayah Blitar memiliki koordinat tepat yaitu 10,66 Lintang Selatan (LS) dan 112,13 Bujur Timur (BT). Pusat gempa berada sejauh 280 kilometer dari arah barat daya Kabupaten Blitar. Dalam rilisnya, BMKG menyebutkan bahwa kedalaman gempa mencapai 10 kilometer, sehingga memperkuat dugaan bahwa gempa ini termasuk dalam kategori dangkal.

Respons dan Pengumuman Resmi

BMKG memberikan peringatan bahwa informasi yang dirilis bersifat sementara dan bisa berubah seiring dengan pengumpulan data lebih lanjut. Hal ini dilakukan untuk memastikan akurasi informasi yang diberikan kepada masyarakat. Meski demikian, gempa bumi ini tidak menimbulkan kerusakan signifikan karena kekuatannya relatif rendah.

Reaksi Masyarakat

Meskipun gempa tidak terasa sangat kuat, beberapa warga di sekitar lokasi mengaku merasakan getaran. Beberapa dari mereka langsung keluar rumah untuk memastikan keselamatan diri dan keluarga. Tidak ada laporan korban jiwa maupun kerusakan infrastruktur yang signifikan.

Penjelasan Ahli

Seorang ahli geofisika menjelaskan bahwa gempa bumi dengan magnitudo 3,6 biasanya tidak menimbulkan dampak besar. “Kekuatan gempa ini termasuk ringan, sehingga kemungkinan besar tidak akan menimbulkan kerusakan struktural,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa gempa bumi seperti ini sering terjadi di daerah yang berada di zona tektonik aktif. “Wilayah Jawa Timur memiliki banyak zona patahan yang dapat menyebabkan gempa kecil secara berkala,” tambahnya.

Persiapan dan Kesadaran Masyarakat

Pengalaman gempa bumi sebelumnya membuat masyarakat di wilayah tersebut lebih waspada. Banyak warga yang sudah memiliki rencana darurat dan tahu cara bertindak saat terjadi gempa. Selain itu, pemerintah setempat juga terus melakukan sosialisasi tentang mitigasi bencana.

Perkembangan Terkini

BMKG terus memantau situasi dan akan memberikan pembaruan jika ada perubahan. Mereka juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum jelas sumbernya.

Dengan adanya gempa bumi ini, semakin mengingatkan kita betapa pentingnya persiapan diri dan kesadaran akan ancaman bencana alam. Meski gempa tidak menimbulkan kerusakan besar, kejadian ini menjadi pengingat bahwa bumi selalu bisa bergerak, dan kita harus siap menghadapinya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed