PARLEMENTARIA.ID- Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 3,1 mengguncang wilayah Seram Bagian Timur, Maluku, pada hari Minggu (22/2/26) sekitar pukul 09:17:52 WIB. Meskipun gempa ini tergolong kecil, informasi yang diberikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan bahwa peristiwa tersebut tetap menjadi perhatian masyarakat setempat.
Detail Lokasi dan Kedalaman Gempa
Berdasarkan data dari BMKG, lokasi gempa berada di koordinat 2,88 Lintang Selatan (LS) dan 130,36 Bujur Timur (BT). Pusat gempa terletak sekitar 28 kilometer di barat laut dari Seram Bagian Timur, Maluku. Gempa juga terjadi pada kedalaman 11 kilometer, yang menunjukkan bahwa gempa ini berada di lapisan kerak bumi yang relatif dangkal.
“Kami memastikan bahwa semua data yang dirilis adalah hasil pengolahan awal. Informasi ini disampaikan untuk kecepatan, sehingga hasilnya bisa berubah seiring kelengkapan data,” tulis BMKG dalam rilisan resmi mereka.
Persepsi Masyarakat Setempat
Meski gempa tidak menyebabkan kerusakan signifikan, masyarakat sekitar masih merasa kaget karena getaran yang terasa cukup jelas. Beberapa warga mengaku mendengar suara gemuruh dan melihat benda-benda di rumah bergerak sedikit. Namun, hingga saat ini belum ada laporan kerusakan fisik maupun korban jiwa.
Seorang warga setempat, Andi, mengatakan: “Saya sedang berada di rumah saat gempa terjadi. Saya merasakan getaran cukup kuat, tapi tidak sampai membuat saya panik. Kami biasa menghadapi gempa kecil seperti ini.”
Faktor Penyebab Gempa
Ahli geofisika dari Universitas Indonesia, Dr. Rizal, menjelaskan bahwa gempa kecil seperti ini sering terjadi di daerah yang memiliki aktivitas tektonik tinggi. “Wilayah Maluku termasuk daerah rawan gempa akibat pertemuan lempeng tektonik. Gempa dengan magnitudo 3,1 umumnya tidak berdampak besar, namun tetap perlu diwaspadai,” ujarnya.
Menurut Dr. Rizal, gempa ini kemungkinan terjadi akibat pergeseran kecil antar lempeng tektonik. Meski tidak membahayakan, masyarakat tetap disarankan untuk tetap waspada dan siap siaga jika terjadi gempa lebih besar.
Peran BMKG dalam Pemantauan Gempa
BMKG berperan penting dalam memberikan informasi real-time mengenai gempa bumi. Dengan adanya sistem pemantauan yang canggih, BMKG mampu memberikan data yang akurat dan cepat kepada masyarakat. Hal ini sangat penting dalam upaya mitigasi bencana dan penanggulangan bila terjadi gempa yang lebih besar.
Selain itu, BMKG juga terus melakukan pembaruan data dan memastikan informasi yang disampaikan dapat dipercaya. Dalam rilisan mereka, BMKG selalu memberikan peringatan bahwa data yang dirilis bisa berubah seiring dengan penyelesaian analisis lebih lanjut.
Rekomendasi untuk Masyarakat
Ahli geofisika menyarankan agar masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpancing emosi saat menghadapi gempa kecil. Selain itu, mereka juga disarankan untuk memperhatikan anjuran dari instansi terkait dan mempersiapkan diri dalam menghadapi potensi gempa yang lebih besar.
Masyarakat juga diminta untuk tidak menyebarkan informasi yang tidak jelas sumbernya dan selalu merujuk pada sumber resmi seperti BMKG atau instansi pemerintah terkait.***











