Anggota DPRD Kaltara Serap Aspirasi Warga Terkait Infrastruktur Jalan

Anggota DPRD Kaltara Serap Aspirasi Warga Terkait Infrastruktur Jalan

PARLEMENTARIA.ID – Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Hj Aluh Berlian, melakukan serangkaian kegiatan reses untuk menyerap aspirasi masyarakat di wilayah Tanjung Selor dan sejumlah titik di Kabupaten Bulungan. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk komunikasi langsung antara wakil rakyat dengan masyarakat, guna memahami berbagai keluhan dan kebutuhan yang ada.

Salah satu isu utama yang disampaikan oleh warga adalah masalah infrastruktur dasar, khususnya jalan lingkungan yang belum diperbaiki. Banyak dari mereka mengeluhkan kondisi jalan yang rusak, berlubang, dan tidak teraspal atau disemenisasi. Hal ini dinilai sangat mengganggu aktivitas sehari-hari, terutama saat musim hujan.

Masalah Jalan Lingkungan Menghambat Aktivitas Masyarakat

Selama kegiatan reses, Hj Aluh Berlian menggelar pertemuan di beberapa titik strategis seperti Kilometer 12, Jalan Gelatik, Kilometer 9, dan Desa Apung. Dalam pertemuan tersebut, ia berhasil mendengarkan berbagai aspirasi masyarakat yang secara umum masih didominasi oleh masalah infrastruktur.

Menurut Hj Aluh Berlian, masyarakat menyampaikan keinginan agar jalan lingkungan dapat diperbaiki, baik melalui pengaspalan maupun semenisasi. Ia menyatakan bahwa kebutuhan akan peningkatan kualitas jalan ini sangat mendesak, mengingat kondisi jalan yang tidak memadai memberi dampak besar pada mobilitas dan kenyamanan warga.

“Secara umum masyarakat masih menyampaikan kebutuhan infrastruktur, terutama jalan-jalan lingkungan yang berharap bisa diaspal atau dilakukan semenisasi,” ujar Hj Aluh Berlian dalam pernyataannya.

Dampak Buruk Jalan Rusak Saat Musim Hujan

Selain itu, kondisi jalan yang rusak juga menyebabkan genangan air setiap kali hujan turun. Hal ini membuat akses transportasi menjadi lebih sulit, terutama bagi warga yang tinggal di daerah-daerah yang kurang terjangkau.

Hj Aluh Berlian menjelaskan bahwa warga mengeluhkan hal ini karena selain mengganggu aktivitas sehari-hari, genangan air juga berpotensi menimbulkan risiko kesehatan, seperti penyakit kulit dan gangguan pernapasan.

“Akses dalam hal ini jalanan di beberapa titik yang rusak, masih dikeluhkan warga karena menyulitkan aktivitas, apalagi saat musim hujan,” tambahnya.

Harapan Masyarakat untuk Peningkatan Infrastruktur

Dalam kesempatan ini, Hj Aluh Berlian menegaskan bahwa aspirasi masyarakat akan infrastruktur dasar, khususnya jalan lingkungan, harus segera direspons oleh pemerintah daerah. Ia berharap, kebijakan yang diambil dapat memperbaiki kondisi jalan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antara pihak legislatif dan eksekutif dalam menangani masalah infrastruktur. Dengan adanya kerja sama yang baik, diharapkan berbagai program pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan efisien.

Tindak Lanjut dan Langkah Ke Depan

Hj Aluh Berlian akan menyampaikan berbagai aspirasi masyarakat kepada pihak terkait, termasuk pemerintah kabupaten dan provinsi. Ia juga akan memastikan bahwa semua keluhan yang disampaikan dapat dipertimbangkan dalam perencanaan pembangunan di masa depan.

Dengan demikian, kegiatan reses ini tidak hanya menjadi ajang komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat, tetapi juga menjadi langkah awal dalam menciptakan perubahan yang lebih baik untuk masyarakat Kaltara.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *