Program Sertifikasi Tukang Bangunan Gedung Pemkot Surabaya: Peluang untuk Tenaga Kerja Lokal

PARLEMENTARIA.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali mengambil langkah strategis dalam memperkuat kompetensi tenaga kerja lokal. Dengan pesatnya pembangunan infrastruktur di kota tersebut, Pemkot melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) memberikan peluang bagi warga setempat untuk meningkatkan keterampilan dan daya saing mereka.

Program sertifikasi tukang bangunan gedung jenjang 2 telah resmi dibuka sejak 1 Februari 2026. Tujuan utamanya adalah memastikan tenaga kerja lokal memiliki sertifikat yang diakui secara nasional, sehingga bisa lebih mudah terlibat dalam proyek pemerintah maupun swasta.

Meningkatkan Kompetensi Tenaga Kerja Lokal

Kepala Disperinaker Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro, menjelaskan bahwa program ini merupakan tindak lanjut dari pemetaan tenaga tukang yang dilakukan sejak 2025. Hasil pemetaan menunjukkan adanya 1.784 tenaga tukang warga Surabaya yang berpotensi ditingkatkan kompetensinya.

Dari total jumlah tersebut, 1.042 tenaga tukang terdata dalam 63 jenis keahlian. Klasifikasi ini mencakup 118 kepala tukang, 146 mandor, 331 pembantu tukang, dan 447 tukang terampil. Sementara itu, 742 tenaga tukang lainnya dipetakan oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Surabaya.

Struktur Pelatihan dan Jenjang Sertifikasi

Pelatihan dibagi menjadi dua jenjang. Jenjang 1 ditujukan bagi pelaksana lapangan seperti pembantu tukang dan tukang, sedangkan Jenjang 2 menyasar tenaga berpengalaman dengan peran pengawasan, seperti mandor dan tukang senior. Untuk jenjang 2, peserta diwajibkan melampirkan surat keterangan pengalaman kerja atau portofolio sesuai bidangnya.

Hebi menjelaskan bahwa pelatihan jenjang 2 berlangsung selama tiga hari, dua hari pembekalan materi dan satu hari uji sertifikasi. Setelah lulus, peserta langsung mendapatkan sertifikat kompetensi.

Jalur Alternatif untuk Tenaga Kerja Harian

Bagi tukang harian atau pekerja lepas yang kesulitan melampirkan surat pengalaman kerja, Disperinaker menyediakan jalur sertifikasi kompetensi dasar dengan persyaratan yang lebih sederhana dan durasi uji yang singkat. Hal ini bertujuan agar semua tenaga kerja lokal dapat memperoleh kesempatan yang sama untuk meningkatkan kualitas diri.

Perluasan Cakupan Sertifikasi

Pada tahap awal, Disperinaker memprioritaskan dua jenis sertifikasi, yakni tukang bangunan gedung dan pemasangan bata. Ke depan, cakupan sertifikasi akan diperluas sesuai kebutuhan lapangan, mulai dari pemasangan galvalum, instalasi listrik, hingga pekerjaan pasangan batu kali.

Pentingnya Sertifikasi untuk Daya Saing

Hebi menegaskan bahwa sertifikasi menjadi kunci penting agar tenaga tukang Surabaya memiliki daya saing lebih tinggi dan tidak kalah dengan tenaga dari luar daerah. Dengan sertifikat yang diakui, para tukang akan lebih mudah mendapatkan pekerjaan dan berkontribusi pada pembangunan kota.

Kesempatan untuk Semua Warga Surabaya

Program ini membuka peluang besar bagi warga Surabaya untuk meningkatkan keterampilan dan kualitas kerja mereka. Dengan sertifikasi yang resmi, tenaga kerja lokal tidak hanya mampu bersaing, tetapi juga menjadi bagian penting dalam proses pembangunan kota yang semakin berkembang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *