Prioritaskan Jalan Mojolegi–Panglungan, DPUPR Jombang Mulai Lelang Proyek Awal 2026

DAERAH17 Dilihat

PARLEMENTARIA.ID – Pemerintah Kabupaten Jombang menegaskan komitmennya untuk mengutamakan pembangunan infrastruktur jalan pada tahun 2026. Untuk mencegah keterlambatan yang sering terjadi, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) telah melakukan percepatan lelang beberapa proyek sejak awal tahun, salah satunya adalah peningkatan ruas jalan Mojolegi–Panglungan.

Hal ini diungkapkan oleh Bayu Pancoroadi, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Jombang, yang menyebutkan bahwa kesiapan proyek didukung oleh penyelesaian seluruh dokumen perencanaan.

“Dokumen perencanaan telah selesai, sehingga pada awal bulan ini dapat memasuki tahap evaluasi sebelum proses penawaran,” kata Bayu, pada Minggu (4/1/2026).

Menurutnya, dari total anggaran Dinas PUPR Jombang pada tahun 2026 sebesar Rp118 miliar, porsi terbesar akan digunakan untuk bidang infrastruktur.

“Dari anggaran total sebesar Rp 118 miliar, sekitar Rp72 miliar dialokasikan untuk sektor infrastruktur,” jelas Bayu.

Fokus ini mencerminkan komitmen pemerintah setempat dalam meningkatkan dan mengembangkan jaringan jalan guna mendukung pergerakan serta pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Ia menjelaskan, percepatan lelang sejak awal tahun merupakan strategi untuk menghadapi kecenderungan keterlambatan yang biasanya terjadi jika proses pengadaan hanya dimulai pada pertengahan atau akhir tahun anggaran.

“Melalui sistem percepatan ini, Pemerintah Kabupaten Jombang berharap semua proyek infrastruktur jalan dapat selesai sesuai jadwal, dengan kualitas yang lebih baik,” katanya.

Tujuan utamanya adalah memberikan pengaruh langsung terhadap peningkatan keterhubungan, distribusi logistik, serta perkembangan ekonomi di berbagai daerah di Kabupaten Jombang.

“Ini merupakan bagian dari usaha terencana untuk memperkuat dasar fisik pembangunan wilayah, dengan infrastruktur transportasi yang memadai sebagai tulang punggungnya,” ujarnya.

Dengan adanya Proyek Peningkatan Jalan Mojolegi–Panglungan diharapkan mampu menjadi contoh dalam penerapan percepatan pengadaan yang efisien pada tahun anggaran 2026. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *