Presiden Prabowo Pantau IKN, DPR Komisi II Sebut Penting untuk Perbaikan

PARLEMENTARIA.ID –Wakil Ketua Komisi II DPR RI Bahtra Banong, menilai kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur, sebagai langkah penting dalam rangka perbaikan dan evaluasi pembangunan ibu kota baru tersebut.

Bahtra menilai, kehadiran kepala negara secara langsung menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memastikan pembangunan IKN berjalan sesuai rencana dan terus mengalami penyempurnaan.

Legislator Partai Gerindra itu mengatakan, Presiden Prabowo tidak hanya memberikan dukungan anggaran kepada Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), tetapi juga turun langsung meninjau kondisi di lapangan.

Pada kunjungan tersebut, presiden dikabarkan melakukan perbaikan terhadap beberapa hal sebagai bagian dari penilaian pembangunan.

“Saya melihatnya bahwa itu adalah sesuatu yang positif. Presiden kita kan selain memberikan dukungan anggaran kepada OIKN, beliau juga berkunjung langsung ke sana dan beliau juga disampaikan oleh Pak Mensesneg bahkan mengoreksi beberapa hal yang tentu dalam rangka penyempurnaan agar IKN ini makin baik ke depan,” kata Bahtra, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (15/1/2026).

Bahtra menambahkan, koreksi dan evaluasi yang dilakukan Presiden Prabowo merupakan upaya untuk memastikan pembangunan IKN berjalan sebagaimana mestinya.

“Dan itu mungkin beliau melakukan agar ada perbaikan-perbaikan. Dan bagi saya itu adalah sesuatu yang baik ya, karena Presiden kan ingin IKN berjalan atau pembangunan di sana harus sebagaimana mestinya,” ucapnya.

Lebih lanjut, Bahtra juga menegaskan bahwa IKN memiliki peran strategis sebagai simbol Indonesia di masa depan.

Sebab itu, proses penyempurnaan dan perbaikan dinilai sebagai bagian penting dari pembangunan ibu kota negara yang baru.

“Jangan lupa bahwa IKN ini adalah ikon Indonesia masa depan dan juga wajah Indonesia di masa depan, oleh karena itu perlu adanya penyempurnaan dan perbaikan yang menurut saya sangat bagus, yaitu kunjungan Presiden ke sana,” tegas Bahtra.

Diketahui, Presiden RI Prabowo Subianto tiba di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Senin (12/1/2026) malam setelah meresmikan proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Pertamina di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Prabowo menumpangi helikopter dari Balikpapan menuju kawasan IKN. Helikopter yang membawa Eks Danjen Kopassus itu mendarat di salah satu titik helipad kawasan istana sekitar jelang pukul 19.00 WITA.

Kedatangan Presiden Prabowo ke IKN tersebut merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerjanya di Kalimantan.

Sementara itu, Istana melalui Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan maksud Presiden Prabowo Subianto yang meminta perbaikan rancangan dan fungsi Ibu Kota Nusantara (IKN). Menurut Prasetyo, pernyataan tersebut memiliki makna yang bisa dipahami secara luas.

“Desain itu kan dalam artian luas juga ya,” katanya di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, (15/1/2026).

Mengenai kawasan, Prasetyo memberikan contoh penambahan embung (penyimpan air) di IKN sebagai langkah antisipasi karena wilayah tersebut terasa panas. Selain itu, hal ini juga merupakan bentuk persiapan menghadapi kebakaran hutan, mengingat IKN dikelilingi oleh hutan.

“Kedua ada potensi karena di wilayah yang pulau yang banyak hutan, ada juga potensi kebakaran hutan,” katanya.

Oleh karena itu, desain atau konsep IKN perlu dipertimbangkan untuk menghadapi berbagai kemungkinan terburuk. Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono, menurut Prasetyo, telah melaporkan adanya metode yang telah diuji coba sebagai upaya pencegahan kebakaran hutan dengan memasang sensor.

“Jadi diminta untuk itu juga dipikirkan desain-desain untuk mengantisipasi dan kemarin kepala OIKN melaporkan sudah ada beberapa yang metode dipasang sensor. Ini diminta uji coba terus,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *