Perubahan Jadwal Kapal Roro Punggur–Tanjung Uban Akibat Cuaca Ekstrem

DAERAH10 Dilihat

PARLEMENTARIA.ID – Cuaca buruk di perairan Kepulauan Riau (Kepri) memengaruhi operasional kapal penyeberangan, termasuk rute Pelabuhan Telaga Punggur ke Tanjung Uban. Hal ini memicu penyesuaian jadwal keberangkatan kapal Ro-Ro yang sebelumnya direncanakan setiap 1 jam 30 menit menjadi lebih sering, yaitu setiap 1 jam 15 menit.

Penyesuaian Jadwal untuk Efisiensi Operasional

Deni Cahyadi, Syahbandar Pelabuhan Telaga Punggur, menjelaskan bahwa perubahan jadwal dilakukan setelah mempertimbangkan kondisi operasional kapal dan waktu sandar yang terlalu lama jika jadwal dibuat terlalu renggang. Awalnya, usulan jadwal adalah setiap 1 jam 30 menit, tetapi setelah evaluasi, kebijakan tersebut disesuaikan menjadi setiap 1 jam 15 menit.

“Awalnya memang diusulkan per satu jam 30 menit. Namun melihat kapal terlalu lama sandar, akhirnya disetujui keberangkatan per satu jam 15 menit dan sudah mulai berlaku,” ujar Deni.

Situasi Cuaca Masih Tidak Stabil

Perubahan jadwal ini bersifat sementara dan diambil karena kondisi pelayaran di wilayah Kepri, khususnya perairan Batam–Bintan, masih belum sepenuhnya kondusif. Deni menyatakan bahwa kebijakan ini akan dievaluasi kembali jika situasi cuaca dan operasional kapal membaik.

“Perubahan ini tidak bersifat permanen. Kami masih melihat situasi kapal dan cuaca yang saat ini memang belum baik. Kalau kondisi sudah normal, jadwal bisa kembali dievaluasi,” jelasnya.

Armada yang Beroperasi

Berdasarkan jadwal operasional yang ditetapkan oleh Satuan Pelayanan Pelabuhan Penyeberangan Telaga Punggur BPTD Kelas II Kepulauan Riau, sejumlah kapal Ro-Ro melayani lintasan Telaga Punggur–Tanjung Uban secara bergantian sejak pukul 06.00 WIB hingga malam hari. Armada yang dioperasikan antara lain:

  • KMP Niaga Ferry II
  • KMP Mulia Nusantara
  • KMP Tanjung Burang
  • KMP Trisakti Adinda

Selain rute ke Tanjung Uban, pelabuhan juga melayani penyeberangan ke Tanjung Balai Karimun dan Mengkapan Buton dengan kapal KMP Teluk Singkil dan KMP Lome yang dioperasikan ASDP.

Penyesuaian Sistem Tiket

Deni memastikan bahwa penyesuaian jadwal tidak akan merugikan penumpang. Sistem penjualan tiket, khususnya tiket daring, telah disesuaikan dengan jam keberangkatan terbaru. Ia menekankan bahwa tidak ada penumpukan penumpang dan pihak pelabuhan terus berkoordinasi dengan operator kapal.

“Penjualan tiket menyesuaikan jadwal yang berlaku. Jadi tidak ada penumpukan penumpang. Kami juga terus berkoordinasi dengan operator kapal,” katanya.

Imbauan untuk Masyarakat

Ia mengimbau masyarakat dan pengguna jasa penyeberangan untuk selalu memantau informasi resmi dari pihak pelabuhan terkait perubahan jadwal. Hal ini dilakukan mengingat kondisi cuaca di perairan Kepri masih berpotensi berubah sewaktu-waktu.***

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *