Persib vs Persija, Persiapan Khusus Polda Jabar untuk Laga El Clasico Indonesia di Tengah Kekhawatiran Keributan

DAERAH15 Dilihat

PARLEMENTARIA.ID – Pertandingan antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta, yang dikenal sebagai “El Clasico Indonesia”, selalu menjadi momen paling dinantikan dalam kompetisi Liga 1. Di tengah antisipasi besar terhadap laga ini, pihak kepolisian khususnya Polda Jawa Barat melakukan persiapan ekstra untuk memastikan keamanan dan kelancaran pertandingan.

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., secara langsung memimpin rapat koordinasi pengamanan (Rakorpam) di Polrestabes Bandung. Rapat ini bertujuan untuk mematangkan strategi pengamanan guna menghadapi laga yang menarik perhatian nasional. Dalam kesempatan tersebut, Kapolda menekankan pentingnya kerja sama antara berbagai pihak seperti Polri, TNI, pemerintah daerah, dan panitia pelaksana (Panpel).

Pendekatan Preventif dan Preemtif untuk Menjaga Kondusivitas

Salah satu fokus utama dari persiapan ini adalah penerapan pendekatan preventif dan preemtif dalam pengamanan. Tujuannya adalah untuk mencegah potensi konflik atau tindakan anarkis sejak dini. Kapolda juga menegaskan bahwa semua langkah pengamanan akan dilakukan dengan tetap menjunjung nilai sportivitas dan keamanan bagi para pemain maupun suporter.

“Kami meminta para pendukung untuk tidak melakukan aksi sweeping kendaraan berpelat nomor tertentu dan tidak terpancing provokasi. Tindakan anarkis hanya akan merugikan tim Persib yang saat ini tengah bersaing di puncak klasemen,” ujar Kapolda Jabar dalam arahannya.

Larangan Terkait Barang Berbahaya dan Aksi Provokatif

Selain itu, kapolda juga memberikan imbauan kepada para Bobotoh, yaitu pendukung Persib, agar tidak memaksakan diri datang ke stadion tanpa tiket resmi. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari kemacetan dan risiko keamanan. Selain itu, para suporter dilarang membawa barang berbahaya seperti senjata tajam, minuman keras, dan kembang api.

Kapolda juga menekankan pentingnya menjaga sikap bijak dalam bermedia sosial. Ia meminta agar kedua kubu suporter, baik Bobotoh maupun The Jak Mania, menghindari ujaran kebencian dan tidak terpancing oleh provokasi yang bisa memicu keributan.

Pembatasan Hadirnya Suporter Persija Jakarta

Sebagai bagian dari langkah pengamanan, Panpel telah mengambil keputusan untuk melarang suporter Persija Jakarta, The Jak Mania, hadir di Stadion GBLA. Keputusan ini diambil untuk meminimalkan risiko konflik dan memastikan keamanan seluruh pihak yang terlibat dalam pertandingan.

Dengan persiapan matang dan koordinasi yang baik, Polda Jabar berharap pertandingan dapat berlangsung aman, tertib, dan sesuai dengan semangat olahraga yang tinggi. Harapan ini diiringi dengan upaya maksimal dari pihak kepolisian dan panitia pelaksana untuk menciptakan suasana yang kondusif dan menyenangkan bagi semua pihak.

Peran Penting Media Sosial dalam Menghindari Konflik

Dalam rangka menjaga suasana harmonis, Kapolda Jabar juga menyoroti peran penting media sosial. Ia mengimbau para suporter untuk tidak menyebarkan informasi yang bisa memicu emosi negatif atau memperburuk situasi. Dengan kesadaran kolektif, diharapkan setiap pihak dapat berkontribusi dalam menjaga ketenangan dan keamanan selama pertandingan.

Selain itu, pihak kepolisian juga aktif dalam mengawasi aktivitas di media sosial untuk memastikan tidak ada konten yang bersifat provokatif atau merusak reputasi klub. Langkah-langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk menciptakan lingkungan sepak bola yang sehat dan damai.

Laga El Clasico Indonesia antara Persib Bandung dan Persija Jakarta tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi momen penting dalam menjaga keamanan dan harmoni masyarakat. Dengan persiapan yang matang dan kolaborasi yang kuat antara pihak kepolisian, panitia, serta suporter, diharapkan pertandingan ini dapat berjalan dengan lancar dan meninggalkan kenangan indah bagi seluruh pihak yang terlibat.*** 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *