PARLEMENTARIA.ID – Gerakan Pramuka memiliki peran penting dalam pembinaan generasi muda yang tangguh dan berintegritas. Dalam rangka meningkatkan produktivitas dan adaptasi terhadap tantangan zaman, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak Pramuka untuk menjadi agen perubahan yang aktif dalam berbagai program strategis nasional.
Strategi Produktivitas Pramuka di Tengah Perubahan
Pramuka harus mampu menyesuaikan diri dengan dinamika kehidupan modern sambil tetap memegang nilai-nilai luhur seperti Satya dan Dasa Dharma. Gubernur Khofifah menekankan bahwa prinsip-prinsip ini menjadi dasar dari segala aktivitas yang dilakukan oleh Pramuka. Ia juga menyoroti pentingnya sinergi antara Pramuka dengan perangkat daerah di lingkungan pemerintah provinsi agar bisa menjalankan program-program prioritas nasional secara efektif.
Program Prioritas Nasional yang Melibatkan Pramuka
Beberapa program strategis nasional yang akan dijalankan pada 2026 melibatkan kontribusi Pramuka, seperti swasembada jagung, swasembada gula konsumsi, serta pemenuhan kebutuhan protein hewani melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam konteks ini, Pramuka dapat berperan dalam membangun kolam-kolam ikan lele, mendukung produksi ayam pertama dan terbesar di Indonesia, serta meningkatkan produktivitas sapi perah.
Pemetaan Peran dan Kolaborasi
Khofifah menyarankan agar Pramuka melakukan identifikasi dan pemetaan peran secara lebih sistematis. Langkah awal yang disarankan adalah membentuk desk-desk di luar Satuan Karya (Saka) untuk menentukan sektor-sektor strategis yang akan dikerjakan. Setelah itu, Pramuka perlu segera membangun kolaborasi dan sinergi dengan perangkat daerah terkait.
Pentingnya Kesamaan Pemahaman dan Rencana Aksi
Selain memiliki rencana aksi yang jelas, Pramuka juga perlu menyamakan persepsi dan pemahaman tentang langkah-langkah yang akan diambil. Hal ini sangat penting karena akan memengaruhi efektivitas kerja dan kontribusi Pramuka dalam berbagai program pembangunan.
Nilai-Nilai Luhur Pramuka dalam Pembentukan Karakter Bangsa
Gerakan Pramuka telah lama menjadi wadah pembinaan generasi muda yang bertujuan membentuk karakter bangsa. Nilai-nilai kepemimpinan, kedisiplinan, kepekaan sosial, serta cinta tanah air terus dijunjung tinggi oleh Pramuka. Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, Pramuka diharapkan tetap menjadi benteng ketahanan moral bagi generasi muda.
Pengembangan Literasi Digital dan Etika Media Sosial
Di era digital, Pramuka juga diminta untuk memperkuat literasi digital, etika bermedia sosial, serta kecakapan teknologi informasi bagi peserta didik, pembina, dan andalan. Tujuannya adalah agar generasi muda mampu bertanggung jawab di ruang digital, kritis dalam menyaring informasi, dan bijak dalam menggunakan media sosial.
Visi Jawa Timur 2025–2029 dan Kontribusi Pramuka
Visi Jawa Timur 2025–2029 mencakup tiga prioritas utama: Jatim Sejahtera, Jatim Harmoni, dan Jatim Lestari. Pramuka memiliki peran penting dalam mendukung pencapaian visi tersebut melalui nilai-nilai luhur yang terus dijaga dan dikembangkan.
Kesiapan Gerakan Pramuka dalam Menghadapi Tantangan Masa Depan
Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur HM Arum Sabil menyatakan bahwa arahan Gubernur Khofifah menjadi landasan kuat bagi gerakan Pramuka produktif. Pramuka akan diarahkan pada sektor pertanian, perkebunan, peternakan, hingga energi baru terbarukan dengan konsep pertanian terintegrasi dan zero waste di 38 kabupaten/kota.
Pendekatan Edukatif dan Berkelanjutan
Pendekatan yang diterapkan oleh Pramuka tidak hanya berfokus pada aktivitas fisik, tetapi juga pada pengembangan pemahaman praktis dan strategis. Anak-anak dan remaja akan belajar tentang teknologi, alat, sarana produksi, hingga pembiayaan pertanian, sehingga mereka memahami seluruh proses secara utuh.***






