PARLEMENTARIA.ID – Tim penyidik pidana khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur melakukan penggeledahan di kantor Kebun Binatang Surabaya (KBS), Kamis (5/2/2026) petang. Aktivitas tersebut dilakukan sebagai bagian dari penyelidikan terkait dugaan tindak pidana korupsi yang diduga terjadi di lingkungan institusi tersebut. Penggeledahan ini menunjukkan komitmen pihak kejaksaan dalam mengungkap kasus-kasus yang mencurigakan dan memastikan transparansi dalam pengelolaan sumber daya negara.
Proses Penggeledahan Berlangsung Secara Intensif
Berdasarkan laporan yang diterima, tim penyidik mulai melakukan penggeledahan sekitar pukul 16.00 WIB. Hingga malam hari, tepatnya sekitar pukul 21.00 WIB, aktivitas penggeledahan masih berlangsung di kawasan kantor KBS. Pihak kejaksaan menjaga ketat proses penggeledahan, dengan beberapa petugas yang terlihat berkeliling dan memeriksa dokumen-dokumen penting serta peralatan elektronik seperti laptop dan ponsel.
Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Agus Sahat ST SH MH, membenarkan adanya kegiatan penggeledahan tersebut. Meski belum merinci secara detail perkara yang tengah ditangani, ia memastikan bahwa langkah hukum ini berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan Kebun Binatang Surabaya.
“Terkait tipikor. Saya WA petugas katanya masih di KBS, tapi penggeledahan mau selesai,” ujar Agus saat dikonfirmasi, Jumat (6/2/2026).
Dugaan Korupsi yang Menyeret Direksi KBS
Meskipun belum ada informasi resmi tentang dokumen atau barang apa saja yang diamankan selama penggeledahan, kemungkinan besar pihak kejaksaan telah mengumpulkan bukti-bukti yang cukup untuk melanjutkan proses penyidikan. Selain itu, ada indikasi bahwa beberapa pejabat di lingkungan KBS, termasuk direksi, mungkin menjadi subjek utama dalam penyelidikan ini.
Agus juga menyatakan bahwa pihak Kejati Jatim akan segera memberikan perkembangan lebih lanjut setelah proses penyelidikan dan pengumpulan alat bukti rampung. Hal ini menunjukkan bahwa penyidik tidak hanya fokus pada penggeledahan, tetapi juga pada penyelesaian kasus secara menyeluruh dan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.
Tantangan dalam Mengungkap Kasus Korupsi
Kasus korupsi di lembaga-lembaga pemerintah sering kali menjadi tantangan besar bagi aparat penegak hukum. Salah satu faktor yang memperumit proses adalah kompleksitas struktur organisasi dan penggunaan sistem administrasi yang tidak transparan. Di Kebun Binatang Surabaya, dugaan korupsi bisa terkait dengan pengadaan barang, pengelolaan anggaran, atau bahkan praktik-praktik tidak sehat dalam pengambilan keputusan.
Seorang narasumber yang tidak ingin disebut namanya mengatakan, “Kasus seperti ini biasanya melibatkan banyak pihak, baik internal maupun eksternal. Maka dari itu, penyidik harus sangat hati-hati dalam mengumpulkan bukti agar tidak ada yang terlewat.”
Peran Media dalam Pengawasan Publik
Media memiliki peran penting dalam mengawasi proses penyidikan dan menyebarluaskan informasi kepada masyarakat. Dalam kasus ini, media seperti beritajatim.com menjadi sumber informasi yang dapat dipercaya bagi masyarakat luas. Selain itu, media juga bertindak sebagai pengingat bagi lembaga-lembaga pemerintah untuk menjaga akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan sumber daya.***






