PARLEMENTARIA.ID – PDI Perjuangan (PDIP) di Jawa Timur meluncurkan inisiatif baru dalam rangka memperkuat hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat. Dalam perayaan ulang tahun partai ke-53, 329 anggota DPRD dari fraksi PDIP Jatim melakukan laporan kinerja secara terbuka langsung kepada masyarakat. Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan transparansi dan akuntabilitas kinerja legislatif.
Tujuan Utama: Memperkuat Hubungan dengan Rakyat
Sekretaris DPD PDIP Jatim, Deni Wicaksono, menjelaskan bahwa laporan kinerja yang dilakukan oleh 328 anggota DPRD dari Fraksi PDIP Jatim adalah bentuk komitmen partai untuk tetap dekat dengan rakyat. Selain itu, inisiatif ini juga bertujuan untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap kinerja wakil rakyat.
“Intinya satu, rakyat harus tahu apa yang sudah dan sedang diperjuangkan para wakilnya di DPRD,” ujar Deni. Ia menegaskan bahwa setelah terpilih sebagai anggota DPRD, para wakil rakyat tidak boleh berhenti bekerja atau duduk di zona nyaman.
Metode Pelaporan yang Beragam
Laporan kinerja tersebut dikemas dalam berbagai bentuk media, mulai dari infografis, video Reels Instagram dan TikTok, hingga publikasi di media online dan cetak. Pendekatan ini dirancang agar lebih mudah diakses oleh berbagai kalangan masyarakat, termasuk generasi muda dan warga senior.
Deni menyebutkan bahwa metode pelaporan yang beragam mencerminkan komitmen PDIP untuk menjaga komunikasi yang efektif dengan masyarakat. “Kita ingin wakil rakyat terus bergerak, bekerja, dan berani mempertanggungjawabkan kerjanya secara terbuka,” tambahnya.
Kompetisi Layanan Publik di Antara Legislator
Inisiatif ini juga diharapkan dapat memicu kompetisi layanan publik di antara legislator PDIP. Deni menjelaskan bahwa dengan laporan yang terbuka, masyarakat dapat mengevaluasi kinerja anggota DPRD secara langsung.
“Ini semacam ‘kompetisi pelayanan publik’. Siapa paling rajin turun ke rakyat, siapa paling konsisten mengawal aspirasi, dan siapa paling serius mengawal anggaran agar berpihak pada wong cilik,” jelas Deni.
Evaluasi Kinerja dan Tanggung Jawab Sosial
Selain itu, laporan kinerja ini juga menjadi bahan evaluasi bagi masyarakat. Jika kinerja anggota DPRD dinilai tidak maksimal, masyarakat bisa langsung mengevaluasinya. Deni menegaskan bahwa masyarakat sekarang lebih kritis dan wakil rakyat harus siap dievaluasi.
“Rakyat sekarang makin kritis. Dan itu bagus. Wakil rakyat juga harus siap dievaluasi, bukan cuma dielu-elukan,” tegas Deni.
Pesan Politik yang Jelas
Deni menekankan bahwa bagi PDIP, laporan kinerja ini bukan akhir, tapi pengingat bahwa politik bukan soal kursi kekuasaan, tapi soal keberpihakan. Ultah partai menjadi momen refleksi tentang sejauh mana partai telah berpihak kepada rakyat.
“Lebih dari itu, lewat laporan serentak ini, satu pesan ingin ditegaskan bahwa kita ditugaskan bukan untuk jauh dari rakyat, tapi untuk selalu pulang pada rakyat, untuk semakin bonding dengan rakyat,” pungkas Deni.***






