PARLEMENTARIA.ID – PT Pelni telah merilis jadwal pelayaran KM Gunung Dempo untuk periode Januari hingga Februari 2026. Kapal penumpang ini akan melayani rute strategis yang menghubungkan wilayah barat, tengah, dan timur Indonesia, mulai dari Pelabuhan Tanjung Priok hingga Jayapura. Informasi ini sangat penting bagi calon penumpang yang berencana melakukan perjalanan antarwilayah, terutama bagi mereka yang akan berlayar dari atau menuju Baubau, Bitung, dan Sorong. Peningkatan mobilitas masyarakat pada awal tahun membuat aktivitas pelayaran kembali ramai, mendorong Pelni untuk memastikan ketersediaan informasi yang akurat.
Sejarah dan Fasilitas KM Gunung Dempo
KM Gunung Dempo merupakan salah satu armada andalan PT Pelni yang dirancang untuk pelayaran jarak jauh antarpulau. Kapal ini dibangun oleh PT PAL Indonesia (Persero) di Surabaya dan diluncurkan pada 24 November 2007. Peresmiannya dilakukan oleh Menteri Perhubungan RI saat itu, Jusman Syafii Djamal, pada 26 September 2008 di Pelabuhan Makassar. Dengan kapasitas mencapai 2.500 penumpang, KM Gunung Dempo dilengkapi fasilitas yang memadai untuk menunjang kenyamanan perjalanan lintas provinsi. Kapal ini secara konsisten menjadi tulang punggung transportasi laut untuk rute-rute di Indonesia bagian timur.
Jadwal Pelayaran Akhir Januari 2026
Berdasarkan data yang diperoleh, KM Gunung Dempo telah memulai rangkaian pelayarannya di akhir Januari 2026. Kapal ini tiba di Pelabuhan Tanjung Priok pada Minggu, 18 Januari 2026, pukul 02.00 WIB dan bertolak kembali pukul 19.00 WIB di hari yang sama. Perjalanan dilanjutkan menuju Surabaya, tiba pada Senin, 19 Januari 2026, pukul 19.00 WIB dan berangkat pukul 23.00 WIB. Pada Rabu, 21 Januari 2026, KM Gunung Dempo tiba di Makassar pukul 00.01 WIB dan melanjutkan pelayaran pukul 04.00 WIB. Dari Makassar, kapal dijadwalkan tiba di Baubau pada pukul 18.00 WIB dan berangkat pukul 21.00 WIB.
Kemudian, kapal akan singgah di Bitung pada Jumat, 23 Januari 2026, pukul 01.00 WIB dan berangkat pukul 05.00 WIB. Rute berlanjut ke Ternate (tiba Jumat, 23 Januari 2026, pukul 16.00 WIB, berangkat pukul 18.00 WIB), Sorong (tiba Sabtu, 24 Januari 2026, pukul 13.00 WIB, berangkat pukul 16.00 WIB), Manokwari (tiba Minggu, 25 Januari 2026, pukul 04.00 WIB, berangkat pukul 06.00 WIB), Wasior (tiba pukul 13.00 WIB), dan Nabire (tiba pukul 21.00 WIB). Puncak perjalanan di timur adalah Jayapura, dengan kedatangan pada Senin, 26 Januari 2026, pukul 21.00 WIB, dan keberangkatan pada Selasa, 27 Januari 2026, pukul 03.00 WIB.
Rute Lanjutan hingga Awal Februari 2026
Setelah dari Jayapura, KM Gunung Dempo akan memulai perjalanan kembali ke barat. Kapal ini dijadwalkan tiba di Nabire pada Rabu, 28 Januari 2026, pukul 02.00 WIB, kemudian Wasior pukul 11.00 WIB, dan Manokwari pukul 19.00 WIB. Pada Kamis, 29 Januari 2026, kapal akan tiba di Sorong pukul 10.00 WIB dan berangkat pukul 13.00 WIB. Perjalanan dilanjutkan ke Ternate (tiba Jumat, 30 Januari 2026, pukul 08.00 WIB), Bitung (tiba malam hari pukul 21.00 WIB), dan Baubau (tiba Minggu, 1 Februari 2026, pukul 06.00 WIB). KM Gunung Dempo kemudian tiba di Makassar pada Minggu, 1 Februari 2026, pukul 23.00 WIB dan berangkat menuju Surabaya pada Senin, 2 Februari 2026, pukul 01.00 WIB.
Kapal dijadwalkan tiba di Surabaya pada Selasa, 3 Februari 2026, pukul 03.00 WIB dan berangkat kembali pukul 05.00 WIB. Rangkaian pelayaran ini akan berakhir di Pelabuhan Tanjung Priok, dengan perkiraan waktu tiba pada Rabu, 4 Februari 2026, pukul 06.00 WIB.
Cara Pemesanan Tiket Online
Untuk kemudahan penumpang, tiket KM Gunung Dempo dapat dipesan secara daring melalui situs resmi PT Pelni, yaitu pelni.co.id. Calon penumpang hanya perlu memilih menu “Reservasi Tiket”, lalu mengisi detail perjalanan seperti pelabuhan asal, tujuan, tanggal keberangkatan, jumlah penumpang, dan kelas kapal. Setelah memilih jadwal yang sesuai, penumpang akan diminta untuk mengisi data pemesan dan data penumpang, kemudian melanjutkan ke tahap pembayaran. Setelah pembayaran berhasil, resi dengan kode booking akan diperoleh, yang kemudian dapat digunakan untuk mencetak tiket fisik di pelabuhan keberangkatan. Masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa kanal resmi PT Pelni guna mendapatkan informasi harga tiket dan jadwal terbaru, mengingat jadwal pelayaran dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kondisi operasional.***






