Jadwal Pelayaran Kapal Perintis Sabuk 36 di Wilayah Kepulauan Riau, Rute Natuna–Anambas hingga Tanjungpinang

DAERAH14 Dilihat

PARLEMENTARIA.ID – Kapal perintis Sabuk 36 kembali mengoperasikan rute pelayaran antarpulau di wilayah Kepulauan Riau. Pelayaran ini menjadi salah satu sarana penting untuk menghubungkan pulau-pulau kecil dengan pusat-pusat perkotaan. Berdasarkan jadwal yang dirilis, kapal akan berangkat dari Sintete pada awal Januari 2026 dan melayani beberapa pelabuhan strategis seperti Natuna, Anambas, hingga Tanjungpinang.

Rute dan Jadwal Pelayaran

Pada hari pertama, Sabuk 36 berangkat dari Sintete pada pukul 16.00 WIB. Kapal tiba di Serasan pada Minggu pagi pukul 06.00 WIB dan melanjutkan perjalanan ke Subi. Di sana, kapal akan singgah pada sore hari sekitar pukul 16.00 WIB dan berangkat kembali pada pukul 22.00 WIB.

Selanjutnya, kapal akan singgah di Penagi pada Senin pagi pukul 07.00 WIB dan berangkat kembali pada pukul 11.00 WIB. Pada hari yang sama, Sabuk 36 akan tiba di Pulau Laut pukul 20.00 WIB dan melanjutkan perjalanan pada pukul 22.00 WIB.

Pelayaran dilanjutkan ke Sedanau, Midai, Tarempa, Letung, dan akhirnya ke Tanjungpinang. Kapal dijadwalkan tiba di Tanjungpinang pada Kamis, 8 Januari 2026 pukul 15.00 WIB. Setelah itu, kapal akan kembali melakukan perjalanan pada Sabtu, 10 Januari 2026 pukul 11.00 WIB.

Informasi Penting untuk Penumpang

Pengelola pelayaran menekankan bahwa jadwal kapal bisa berubah sewaktu-waktu tergantung situasi cuaca dan operasional. Oleh karena itu, penumpang diimbau untuk selalu memantau informasi terbaru sebelum melakukan perjalanan.

Fungsi Kapal Perintis dalam Konektivitas Wilayah

Kapal perintis seperti Sabuk 36 memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat di daerah terpencil. Dengan layanan rutin, kapal ini membantu menjaga keterhubungan antar pulau dan memfasilitasi aktivitas ekonomi serta sosial.

Pengaruh Pelayaran terhadap Masyarakat

Jadwal pelayaran yang teratur memberikan manfaat besar bagi masyarakat setempat. Dengan akses transportasi yang lancar, warga dapat lebih mudah melakukan perjalanan ke kota-kota besar atau mengakses fasilitas kesehatan, pendidikan, dan perdagangan.

Peran Pelabuhan dalam Rute Pelayaran

Beberapa pelabuhan seperti Serasan, Subi, dan Tambelan menjadi titik penting dalam rute pelayaran Sabuk 36. Pelabuhan ini tidak hanya menjadi tempat singgah kapal, tetapi juga menjadi pusat kegiatan ekonomi dan sosial di wilayah tersebut.

Keberlanjutan Layanan Transportasi Laut

Dalam konteks pengembangan infrastruktur, layanan kapal perintis seperti Sabuk 36 menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat konektivitas laut. Dengan adanya rute yang terencana, akses ke daerah terpencil dapat ditingkatkan secara bertahap.***

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *