PARLEMENTARIA.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan dini terkait kondisi cuaca yang akan terjadi di wilayah Jawa Timur pada hari ini. Prakiraan menunjukkan bahwa hujan disertai petir akan menghiasi sebagian besar wilayah dari pagi hingga dini hari. Hal ini memicu kekhawatiran bagi masyarakat yang tinggal di daerah tersebut.
Pagi hari diprediksi dimulai dengan langit cerah berawan, namun potensi hujan petir tetap ada. Pada siang hari, intensitas hujan bisa meningkat, sehingga masyarakat diimbau untuk selalu waspada. Malam hari akan sedikit lebih tenang dengan cuaca cerah berawan, namun potensi hujan ringan masih mungkin terjadi.
Potensi Hujan Petir Sepanjang Hari
BMKG Juanda dan BMKG Maritim mengingatkan masyarakat untuk tidak meremehkan ancaman cuaca ekstrem. Dalam prakiraan, hujan petir dapat terjadi secara merata di sebagian besar wilayah Jawa Timur. Kondisi ini bisa menyebabkan gangguan pada aktivitas harian, seperti transportasi dan kegiatan luar ruangan.
Selain hujan, angin kencang juga menjadi perhatian utama. Kecepatan angin mencapai 05 hingga 46 km/jam, terutama dari arah Barat Laut. Di wilayah laut, angin bertiup dominan dari arah Barat dengan kecepatan maksimum mencapai 28 hingga 29 knot atau setara dengan 54 km/jam.
Ketinggian Gelombang Laut yang Menyebabkan Kekhawatiran
Di wilayah Laut Jawa Bagian Timur, Selat Madura, dan Perairan Selatan Jawa Timur, gelombang laut diprediksi mencapai ketinggian yang cukup signifikan. Di Perairan Selatan Jawa Timur, ketinggian gelombang bisa mencapai 2,3 meter. Sementara itu, di Laut Jawa Bagian Timur, gelombang diperkirakan berkisar antara 0,8 hingga 1,9 meter, dan di Selat Madura antara 0,5 hingga 1,4 meter.
BMKG Maritim Tanjung Perak Surabaya mengimbau para pengguna jasa laut untuk tetap waspada. Kondisi cuaca yang tidak menentu dapat memengaruhi keselamatan pelayaran dan aktivitas nelayan.
Suhu Udara yang Berfluktuasi
Suhu udara di wilayah Jawa Timur hari ini diprediksi berada dalam rentang 13 hingga 32 derajat Celcius. Tingkat kelembapan udara juga cukup tinggi, berkisar antara 62 hingga 100 persen. Kondisi ini dapat memengaruhi kenyamanan dan kesehatan masyarakat, terutama bagi mereka yang memiliki masalah pernapasan.
Tips untuk Menghadapi Cuaca Ekstrem
Masyarakat diimbau untuk selalu memperhatikan informasi cuaca terbaru dari BMKG. Persiapkan perlengkapan seperti payung dan alat pelindung diri jika bepergian. Hindari berada di bawah pohon besar saat hujan petir terjadi, karena risiko tersambar petir cukup tinggi.
Selain itu, masyarakat di daerah pesisir dan pelabuhan harus memperhatikan kondisi laut. Jika ada tanda-tanda cuaca buruk, sebaiknya hindari kegiatan di laut sampai kondisi membaik.***






