Kondisi Jalan Kebon Sirih yang Memprihatinkan
Jalan Kebon Sirih di Jakarta Pusat mengalami kerusakan yang cukup parah. Jalur sepanjang sekitar satu kilometer ini menjadi akses penting yang melintasi kantor DPRD DKI Jakarta dan Istana Wakil Presiden. Namun, kondisi aspal di jalur utama terlihat rusak, retak, dan berlubang, sehingga mengganggu kelancaran lalu lintas dan keselamatan pengguna jalan.
Berdasarkan pengamatan, kerusakan terlihat jelas di jalur yang bersinggungan dengan halte bus dan jalur sepeda. Lapisan aspal terkelupas menunjukkan struktur di bawahnya, termasuk besi penutup drainase yang menonjol dan rusak. Beberapa titik jalan diberi tanda khusus dengan cat semprot putih sebagai peringatan darurat bagi pengendara.
Kondisi ini berpotensi menimbulkan kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor dan pesepeda, karena mereka harus bermanuver menghindari lubang. Material aspal yang hancur juga berubah menjadi kerikil lepas, membuat permukaan licin saat pengereman mendadak.
Perbedaan Kondisi Area Pedestrian dan Taman
Kontras dengan jalan yang rusak, area pedestrian dan taman di sekitarnya relatif terawat. Pepohonan rindang dan jalur hijau yang asri membuat lingkungan tersebut terlihat lebih nyaman. Namun, masyarakat tetap berharap adanya perbaikan permanen agar akses vital bagi kendaraan umum, termasuk bus listrik TransJakarta, kembali aman dan nyaman.
Rico (32), warga Jakarta Timur, mengungkapkan bahwa setiap hari ia melintas jalan ini naik motor. Ia menyebutkan bahwa lubang-lubang di jalan sering membuatnya terhuyung. “Kalau malam atau hujan, bahaya banget,” ujarnya.
Ia juga berharap pihak berwenang segera melakukan perbaikan permanen. “Harapannya sih pemerintah tidak cuma tambal sulam, tapi benar-benar memperbaiki jalan agar aman untuk semua pengguna,” katanya. Rico merasa sayang karena jalan ini merupakan titik strategis area pemerintahan, namun kondisi jalanannya masih rusak.
Tanggapan dari Warga Sekitar
Sari (45), pedagang di sekitar Jalan Kebon Sirih, juga menyampaikan kekhawatirannya. “Bukan cuma pengendara yang terganggu, saya juga takut pelanggan terpeleset kalau jalan ini tidak segera diperbaiki. Aksi memberi tanda silang itu bagus, tapi lebih penting segera diperbaiki,” ujarnya.
Kerusakan Jalan Kebon Sirih sebelumnya menjadi sorotan publik setelah video yang diunggah akun Instagram @ijoeel memperlihatkan kondisi jalan yang memprihatinkan. Video tersebut menampilkan lubang-lubang, aspal bergelombang, dan penutup drainase yang tidak presisi.
Pengunggah video juga menandai titik-titik bahaya dengan cat semprot sebagai bentuk protes sekaligus peringatan bagi pengendara dan pihak berwenang. Video tersebut menyoroti bahwa kualitas aspal saat ini cepat rusak karena tidak tahan terhadap hujan dan kondisi drainase yang buruk. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan menyeluruh dan peningkatan kualitas material agar lebih tahan lama.
Langkah yang Diharapkan oleh Masyarakat
Masyarakat berharap pihak berwenang segera melakukan tindakan nyata untuk memperbaiki jalan ini. Mereka tidak hanya ingin penambalan sementara, tetapi juga solusi permanen yang bisa menjaga keselamatan pengguna jalan. Selain itu, perlu adanya evaluasi terhadap kualitas konstruksi dan sistem drainase yang ada agar tidak terjadi kerusakan serupa di masa depan.
Dengan kondisi jalan yang rusak, tidak hanya mengganggu kelancaran lalu lintas, tetapi juga berpotensi menimbulkan kecelakaan. Oleh karena itu, penting bagi pemerintah untuk segera mengambil langkah-langkah yang efektif dan berkelanjutan dalam menjaga kualitas infrastruktur jalan di kawasan strategis seperti Jalan Kebon Sirih.






