Komisi III DPRD Pekanbaru Gelar Hearing dengan Bagian Kesra
Komisi III DPRD Pekanbaru telah melakukan hearing dengan Bagian Kesra Pemko, Rabu kemarin. Fokus pembahasan dalam pertemuan ini adalah terkait Tupoksi Kesra yang mencakup berbagai bentuk bantuan hibah dan beasiswa bagi masyarakat Kota Pekanbaru.
Salah satu isu utama yang dibahas adalah program beasiswa yang disiapkan oleh Pemko untuk tahun 2026 dengan anggaran sebesar Rp 10 miliar. Sekretaris Komisi III DPRD Pekanbaru, Abu Bakar SPi, mengungkapkan bahwa pihaknya meminta kejelasan terkait anggaran beasiswa, termasuk untuk jenjang D3, S1, S2, dan S3 serta bantuan hibah rumah ibadah.
Kritik Aturan Penerimaan Beasiswa
Menurut Abu Bakar, Komisi III DPRD Pekanbaru memberikan masukan agar aturan penerimaan beasiswa tidak terlalu ketat. Misalnya, adanya persyaratan IPK minimal 3,8. Ia menilai, hal ini bisa menjadi kendala bagi mahasiswa-mahasiswi yang ingin mendapatkan beasiswa.
“Banyak mahasiswa dari fakultas teknik dan kedokteran sulit mencapai IPK 3,8. Jadi, kita perlu membuat aturan yang lebih layak agar beasiswa bisa diterima secara merata oleh semua mahasiswa,” ujarnya.
Komisi III menyarankan agar aturan penerimaan beasiswa ditinjau kembali. Hal ini bertujuan agar tidak ada kesenjangan dalam pemberian beasiswa kepada para calon penerima.
Validasi Data untuk Beasiswa Afirmasi
Selain itu, untuk jalur beasiswa afirmasi atau masyarakat miskin, Politisi PKB ini meminta Bagian Kesra melakukan pengecekan langsung di lapangan. Tujuannya adalah untuk memvalidasi data apakah penerima beasiswa layak menerima bantuan tersebut.
“Harapan kami, jangan sampai beasiswa ini salah sasaran. Kasihan masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” tambahnya.
Pemko Pekanbaru saat ini masih dalam proses pencairan program beasiswa. Tahapan yang sedang dilakukan adalah verifikasi faktual di lapangan untuk memastikan kesesuaian data para calon penerima beasiswa.
Daftar Jalur Beasiswa dan Jumlah Pendaftar
Berdasarkan data Pemko Pekanbaru, sebanyak 1.709 orang telah mendaftar beasiswa. Pendaftaran dibuka sejak 18 November hingga 9 Desember 2025.
Program beasiswa ini terdiri dari tujuh jalur, yaitu:
- Tahfidz: Diikuti oleh 41 pendaftar, terdiri dari hafalan 10 juz sebanyak 16 orang, 20 juz 5 orang, dan 30 juz 20 orang.
- Kurang Mampu: Tercatat 361 pendaftar, dengan rincian 342 mahasiswa jenjang S1 dan 19 mahasiswa D3.
- Prestasi: Tidak disebutkan jumlah pasti, namun dianggap sebagai jalur yang berbasis prestasi akademik.
- Afirmasi: Untuk masyarakat miskin yang memenuhi syarat.
- Luar Negeri: Diikuti oleh 6 pendaftar.
- S2 dan S3: Jalur khusus untuk program pendidikan lanjutan.
Komitmen Pemko Pekanbaru
Program beasiswa ini merupakan komitmen Pemko Pekanbaru di bawah kepemimpinan Wali Kota Agung Nugroho dan Wakil Wali Kota Markarius Anwar, dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kota Bertuah.






