5 Penyebab Herpes Kulit yang Muncul Saat Imun Menurun

DAERAH20 Dilihat

PARLEMENTARIA.ID – Herpes kulit bisa muncul kapan saja, terutama ketika tubuh sedang tidak dalam kondisi baik. Lecet, gatal, atau rasa perih pada kulit sering menimbulkan ketidaknyamanan, terlebih jika sedang sibuk dengan berbagai aktivitas sehari-hari.

Virus herpes pada dasarnya dapat tetap “tidur” di saraf dan kembali aktif kapan saja, terutama ketika sistem kekebalan tubuh melemah. Oleh karena itu, penting untuk selalu menjaga kondisi tubuh agar tetap sehat.

Untuk membuat Mama lebih memahami, berikut iniPARLEMENTARIA.IDringkas informasi penting mengenai virus ini

Herpes Kulit Disebabkan Oleh?

Herpes kulit bisa muncul akibat infeksi virus tertentu. Kondisi ini disebabkan oleh dua jenis virus utama:

  • Virus Herpes Simpleks (HSV): Umumnya muncul di area mulut, wajah, atau bagian genital.

  • Virus Varicella Zoster (VZV): Diakibatkan oleh virus cacar air yang kembali aktif, menyebabkan herpes zoster atau dikenal sebagai “cacar ular”.

Virus ini mampu bertahan di dalam saraf dalam kondisi diam atau tidak aktif, lalu kembali aktif ketika sistem kekebalan tubuh melemah.

Apa Saja Penyebabnya?

Beberapa hal yang menyebabkan kondisi ini kembali muncul. Berikut faktor-faktor yang bisa memicu kambuhnya herpes kulit:

  1. Sistem imun melemah

Sistem imun yang melemah dapat memicu munculnya herpes kulit. Ketika Ibu sakit, kurang tidur, atau mengalami stres, virus herpes lebih mudah kambuh.

Menurut World Health Organization (WHO), sistem imun yang lemah merupakan salah satu faktor pemicu terjadinya reaktivasi herpes. Menjaga kekebalan tubuh sangat penting agar virus tidak kembali aktif.

  1. Stres emosional dan fisik

Stres yang berat, baik secara emosional maupun fisik, dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh sehingga virus herpes lebih mudah kambuh. Keadaan ini menyebabkan tubuh kesulitan dalam melawan virus yang selama ini bersembunyi di saraf.

Penelitian University of VirginiaLaporan Science Daily menyebutkan bahwa stres dapat memicu produksi protein tertentu pada virus, sehingga virus bangkit dari masa istirahatnya dan menyebabkan luka herpes atau sariawan.

  1. Paparan sinar matahari berlebihan

Paparan sinar UV yang berlebihan dapat memicu infeksi herpes, khususnya di area wajah atau bibir. Kulit yang terkena paparan sinar matahari dalam jangka waktu lama lebih rentan terhadap virus herpes.

Studi dari Fujita Health Universityyang diterbitkan sebagai artikel berjudul “Cahaya matahari merupakan faktor penyebab penting dari herpes simpleks yang kambuh” menyebutkan bahwa dari 4295 pasien yang terinfeksi HSV-1, sebanyak 10,4% mengatakan sinar matahari (paparan sinar UV) sebagai pemicu kekambuhan herpes.

  1. Perubahan hormon

Perubahan hormon, seperti selama siklus menstruasi, kehamilan, atau menopause, dapat memengaruhi fungsi sistem imun. Keadaan ini menyebabkan tubuh lebih mudah terinfeksi virus herpes yang sebelumnya berada dalam kondisi tidak aktif di saraf.

Menurut Medical News Today, perubahan hormon ini dapat memicu kembalinya virus herpes menjadi aktif, sehingga munculnya lepuhan atau luka herpes pada kulit.

  1. Luka atau iritasi kulit

Kulit yang terluka atau mengalami iritasi dapat menjadi tempat yang lebih mudah bagi virus herpes berkembang. Luka atau goresan menyebabkan penurunan daya tahan kulit, sehingga virus lebih mungkin kembali aktif.

Menurut World Health Organization (WHO), gangguan pada kulit merupakan salah satu faktor yang dapat memicu kambuhnya herpes. Memelihara kesehatan kulit dan menghindari iritasi bisa membantu mencegah timbulnya kembali infeksi herpes.

Cara Mengobati Herpes Kulit

  • Obat antivirus: Misalnya acyclovir atau valacyclovir, dapat mempercepat proses pemulihan serta mengurangi gejala yang muncul.

  • Krim atau salep herpes: Digunakan untuk mengurangi rasa gatal dan nyeri pada permukaan kulit.

  • Pengobatan alami dan perawatan kulit: Aloe vera, madu, atau kompres dingin dapat membantu meredakan iritasi pada kulit.

  • Mempertahankan kekebalan tubuh: Istirahat yang memadai, mengonsumsi makanan bernutrisi, serta mengelola tekanan pikiran agar virus tidak kembali aktif.

  • Hindarkan pemicu: Seperti paparan cahaya matahari berlebihan, iritasi kulit, atau kelelahan yang sangat parah.

Inilah penjelasannya. Dengan memahami penyebab dan cara mengatasinya, Ibu dapat lebih siap menghadapi herpes kulit serta mencegah kambuhnya virus tersebut.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *